Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Produksi AS Naik, Harga Minyak Mentah Turun

1039074ThinkstockPhotos-517042851780x390

Rifan Financindo Berjangka – Harga minyak dunia turun pada Rabu (Kamis pagi WIB), setelah rilis data minyak Amerika Serikat (AS) terbaru menunjukkan adanya peningkatan produksi.

Patokan Amerika Serikat, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November turun 72 sen menjadi 47,81 dollar AS per barrel di New York Mercantile Exchange.

Sementara patokan global, minyak mentah Brent North Sea, untuk pengiriman November berakhir di posisi 51,33 dollar AS per barrel di perdagangan London, turun 59 sen dari penutupan Selasa.

WTI, yang bertambah lebih dari empat dollar AS dalam tiga sesi sebelumnya, sempat naik ke tingkat tertinggi harian di atas 49 dolar AS pada Rabu, sebelum laporan minyak pemerintah Amerika Serikat menekan pasar.

Produksi minyak mentah Amerika Serikat, yang telah turun 40.000 barrel per hari di pekan sebelumnya, secara tak terduga naik 76.000 barrel per hari dalam pekan yang berakhir 2 Oktober.

Selain itu, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat melonjak 3,1 juta barrel, lebih besar dari estimasi pasar sebesar 2,25 juta barrel. Hal itu membuat persediaan menjadi 461,0 juta barrel, atau 27 persen lebih tinggi dari setahun lalu.

Persediaan bensin juga melebihi perkiraan, dengan tumbuh hampir dua juta barrel.

Bart Melek dari TD Securities mengatakan, tingginya persediaan telah menekan harga emas hitam ini.? Ia menyebutkan, kenaikan produksi minyak mentah merupakan faktor negatif yang besar bagi pasar.