Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

PRESIDEN RESMIKAN TEMPAT DIKLAT TENAGA KERJA GRATIS | RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO – SEMARANG, Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya program pelatihan kerja yang dikerjasamakan dengan perusahaan industri, sehingga lulusan pelatihan bisa langsung terserap di perusahaan tersebut. Jokowi sendiri malah ‘iri’ dengan program yang dibuatnya, dia ingin ikut pelatihan kerja itu.

Presiden Jokowi di Kabupaten Bekasi. dia berinteraksi dengan Suparti, siswi SMK yang mengikuti pelatihan kerja.

Awalnya Jokowi berbicara di panggung peluncuran program pendidikan vokasi industri, di PT Astra Otoparts Tbk, Kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC), Deltamas, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/7/2017). Kemudian Jokowi meminta satu anak yang menjalani pendidikan vokasi industri untuk naik ke panggung.

“Coba satu maju sini,” kata Jokowi mempersilakan. Ratusan anak-anak antusias, namun hanya Parti saja yang dipersilakan naik ke panggung.

Kuis kali ini dilakukan bukan lewat pertanyaan-pertanyaan spesifik dari Jokowi ke peserta, namun lebih berupa tanya-jawab tentang apa yang dialami Parti sebagai siswi SMK yang menempuh pendidikan vokasi.

“Sudah mulai diklat?” tanya Jokowi.

“Sudah, Pak. Sudah dua minggu lebih,” jawab Parti.

Parti mengaku diberi pelajaran cara menjahit celana dan baju. Selama 20 hari pendidikan, semua harus lancar menjahit. Bila lulus diklat, perusahaan yang bekerjasama dalam pelatihan ini bakal mempekerjakan Parti dan peserta lainnya.

“Oh sudah diterima langsung. Enak dong? Udah di-training, diterima kerja. Enak dong? Saya juga mau!” tanggap Jokowi.

Tentu saja Jokowi berkelakar. Suparti ditanya lagi oleh Jokowi apakah pelatihan ini mensyaratkan biaya atau gratis saja. Suparti si calon pekerja pabrik menjawab bahwa semua pelatihan ini gratis.

“Apalagi gratis. Saya juga mau!” kata Jokowi menanggapi gadis berkerudung mengenakan kemeja seragam putih hijau itu.

Selang belasan menit usai Parti turun dari panggung, Jokowi ingat bahwa interaksi seperti itu biasanya berhadiah sepeda. Namun Jokowi lupa membawa sepeda ke Kabupaten Bekasi.

“Tadi saya lupa untuk Dik Suparti. Tadi saya beri satu sepeda. Karena saya nggak bawa, saya kirim ke rumah,” kata Jokowi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan kerjasama pendidikan antara perusahaan industri dengan sekolahan dan pondok pesantren. Pendidikan berorientasi siap kerja ini menghasilkan lulusan yang akan dipekerjakan di perusahaan terkait.

Acara peluncuran program pendidikan vokasi industri ini digelar di PT Astra Otoparts Tbk, Kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC), Deltamas, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/7/2017).

“Saya senang sekali industri bekerjasama dengan ponpes, saya senang sekali bahwa SMK sudah bekerjasama dengan industri,” kata Jokowi dalam sambutannya, di lokasi. Hadir di acara ini, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, serta pimpinan perusahaan terkait.

Program pendidikan ini dilakukan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan. Di Jawa Barat, Kemenperin menggandeng 141 industri dan 393 SMK dengan penandatanganan mencapai 800 perjanjian kerjasama. Satu sekolahan bisa dibina lebih dari satu perusahaan.

Jokowi mengajak agar SMK di seluruh Indonesia tidak terjebak pada kurikulum lama. Jurusan-jurusan yang sudah ada perlu dikembangkan lagi dan dirinci sehingga lebih mudah terserap dunia kerja.

“Jangan sampai kita terjebak pada kurikulum-kurikulum lama,” kata Jokowi.

Pondok pesantren yang diajak kerjasama ini adalah Pondok Pesantren Nurul Iman dan Sunan Drajat. Bila SMK dan Ponpes konsisten melakukan pendidikan seperti ini, Jokowi optimis pada 2040-2045 kelak Indonesia akan menjadi negara yang masuk empat besar ekonomi terkuat sedunia.

“Saya ingin agar BUMN-BUMN kita, swasta-swasta juga, mau bekerjasama dengan Ponpes, dengan SMK-SMK,” kata dia.

Di Filipina, kerjasama dunia industri dengan dunia pendidikan seperti ini sudah berjalan dan mampu menghasilkan pemasukan negara. Ini bisa memajukan sumber daya manusia suatu negara. Jokowi berpesan agar anak-anak SMK dan santri belajar yang rajin.

“Sehingga posisi-posisi yang penting dalam perusahaan betul-betul bisa kita pakai untuk memajukan negara yang kita cintai,” kata Jokowi.

Acara ini juga diisi dengan penyerahan bantuan hibah peralatan praktik untuk SMK dari Astra, Suzuki, Toyota, Yamaha, Komatsu, Hino, Mayora, Loreal, dan lain-lainnya.

Sebelumnya, pada tahap I dan II, Kemenperin telah melibatkan sebanyak 167 industri dan 626 SMK untuk wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.