Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Pokemon GO Game Terlaris

rifanfinancindo

PT Rifan Financindo – Semarang,?Kesuksesan Pokemon Go melecut publisher dan developer game dunia untuk menggarap game berbasis augmented reality (AR). Bukan tidak mungkin, jika nantinya perkembangan teknologi visual itu akan melesat.

Seperti yang sudah sama-sama kita lihat, dalam penerapannya, Pokemon Go memanfaatkan augmented reality yang diproyeksikan melalui kamera ponsel. Meski tidak secanggih augmented reality yang tengah dikembangkan oleh Microsoft melalui HoloLens, Pokemon Go tetap memukau.

CEO Ubisoft Yves Guillemot merupakan satu di antara sekian banyak orang yang kagum dengan game besutan Niantic Labs dan Nintendo itu. Kekaguman itu diungkapkan ketika menggelar rapat pengumuman pendapatan beberapa waktu lalu, demikian dikutip Rifanfinancindo?dari Ubergizmo, Rabu (20/7/2016).

Masih dalam kesempatan yang sama, Guillemot juga mengatakan bahwa Ubisoft sebenarnya sudah punya game augmented reality yang saat ini masih dalam pengembangan. Meski secara teknologi sama, Guillemot merasa frustasi karena pada kenyataannya game tersebut tidak memiliki genre yang sama dengan Pokemon Go.

Sayangnya lagi, game tersebut tidak akan rilis dalam waktu dekat. Jadi, sepertinya kita harus bersabar sampai waktu yang ditentukan.

Bila dibandingkan dengan virtual reality, augmented reality memang saat ini masih baru dan belum begitu jamak. Namun bukan tidak mungkin lagi jika augmented reality nantinya bisa berkembang lebih pesat dan menyusul virtual reality yang sudah lebih dulu unjuk gigi.

Namun perlu hati-hati jika memainkan game tersebut. Pasalnya sudah banyak gamers yang lalai ketika bermain game tersebut. Jatuh ke jurang, kecelakan mobil dan sebagainya. Itu merupakan sedikit contoh kasus akibat lalai ketika bermain game Pokemon GO.

Pihak Istana Kepresidenan Jakarta mulai hari ini menerbitkan larangan bermain Pokemon Go di lingkungan Istana. Larangan itu terkait keamanan di kawasan RI-1.

“Dilarang bermain atau mencari Pokemon di lingkungan Istana,” demikian bunyi larangan yang ditempel di beberapa tempat di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (20/7/2016).

Saat dikonfirmasi, Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin, menjelaskan alasan larangan itu sederhana, karena Istana bukan tempat bermain.

“Ini kantor Presiden bukan tempat bermain dan juga harus dijaga keamanannya,” ucap Bey Machmudin soal alasan penerbitan larangan itu.

Dia menyebut pengamanan di lingkungan Istana sudah jamak diketahui sangat ketat, maka tidak memungkinkan untuk bermain apalagi mengganggu keamanan di lingkungan Istana. Larangan itu diterbitkan oleh Kasetpres, Danpampres dan Sekretaris Militer.

“Dan menghindari salah paham, kan Pokemon harus dikejar, kalau lagi ngejar ditanya Paspampres gimana? Kita harus jaga dan hormati lingkungan Istana,” tegas Bey.