Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Pergerakan Emas Anjlok Ke Negatif

rifan financindo

Rifanfinancindo – Semarang,?Harga emas berjangka naik ke level tertingginya dalam dua pekan, didukung oleh pernyataan kebijakan Federal Reserve bahwa investor percaya menunjukkan keengganan bank sentral untuk menaikkan suku terlalu cepat.

Emas untuk pengiriman Desember naik US$ 6,70, atau 0,5 persen, untuk menetap di US$ 1.341.20 per ounce-penutupan tertinggi untuk kontrak teraktif sejak 13 Juli, menurut data FactSet dilansir dari Marketwatch, Jumat (29/7/2016).

Kontrak tersebut juga telah naik di perdagangan elektronik Rabu karena banyak investor emas melihat Fed sebagai pemicu, bahkan jika Fed bakal menaikkan suku bunga kenaikan September.

Untuk beberapa pedagang, pernyataan bank sentral menekankan keengganan untuk mengangkat tarif terlalu cepat, setelah keputusan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa. Ketidakpastian setelah Brexit berpengaruh emas berjangka.

Pada pernyataan kebijakannya, The Fed berniat untuk kembali menaikan suku bunga pada tahun ini.

“Secara mengejutkan, pasar tidak bereaksi seperti yang diperkirakan,” ujar Konsultan Komoditas di INTL FCStone, Edward Meir.

“Kita hanya bisa menduga bahwa nada pernyataan Fed akan membuat pasar percaya bahwa saat suku bunga bergerak, the Fed akan menilai bagaimana ekonomi berpengaruh terhadap langkahnya,” lanjutnya.

Futures emas lebih rendah pada masa dagang Asia pada Jumat.

Pada Divisi Comex New York Mercantile Exchange, Futures emas untuk penyerahan Desember diperdagangkan pada USD1342.45 per troy ons pada waktu penulisan, menurun 0.09%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi rendah USD1335.45 per troy ons. Emaskemungkinan akan mendapat support pada USD1313.80 dan resistance pada USD1350.45.

Indeks Dolar AS yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, jatuh 0.32% dan diperdagangkan pada USD96.38.

Sementara itu di Comex, Perak untuk penyerahan September jatuh 0.16% dan diperdagangkan pada USD20.225 per troy ons sedangkan Tembaga untuk penyerahan September jatuh 0.54% dan diperdagangkan pada USD2.204 per pon.

harga emas terpantau alami penurunan pasca dirilisnya hasil keputusan kebijakan moneter Bank Sentral Jepang siang ini.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka kontrak Desember telah turun 0.09% di level $1.340.15 per troy ounce di divisi Comex, AS. Sejak tadi pagi, harga emas telah bergerak menyentuh level low di $1.335.45 dan level high di $1.350.45. Pada pergerakan perak berjangka kontrak September telah terpantau turun 0.31% di level $20.133 per troy ounce.

Tekanan yang dialami oleh harga komoditas logam saat ini terjadi pasca BOJ memutuskan untuk memperluas stimulus mereka dengan menggandakan pembelian exchange-traded funds(ETF), menghasilkan tekanan dari pemerintah dan pasar keuangan untuk tindakan lebih berani.

Bank Sentral Jepang mengatakan bahwa mereka akan melakukan evaluasi menyeluruh atas dampak dari suku bunga negatif dan program pembelian aset secara besar besar ? besar, yang mana hal tersebut membuka jalan adanya perubahan stimulus dimasa yang akan datang.

Sementara itu, perhatian pasar dalam menyambut akhir pekan ini telah berfokus terhadap hasil laporan pertumbuhan domestik bruto AS yang dijadwalkan rilis pada pukul 19.30 waktu Jakarta. Survei ekonom memperkirakan bahwa PDB AS akan naik 2.6% di kuartal dua. Sejalan dengan dirilisnya laporan tersebut, maka pasar forex maupun commodity global berpotensi mengalami gejolak pergeseran harga kembali.

Demikian kutipan Rifan Financindo Berjangka dari website investing.