Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham Asia Tertekan Dampak Brexit

rifan financindo berjangka

Rifan Financindo Berjangka – Semarang,?Mayoritas hasil voting sementara yang dilakukan sebagian besar televisi Inggris menunjukan bahwa sebagian besar suara telah memilih Inggris untuk keluar dari Uni Eropa. Hal tersebut langsung menjadi sentimen negatif bagi mata uang poundsterling dan euro.

Melansir dari Reuters, Jumat (24/6/2016), mata uang Inggris poundsterling langsung turun 9 sen menjadi USD1,3525 per poundsterling. Alhasil, poundsterling anjlok 15 persen, penurunan terbesar sejak 1985.

Padahal poundsterling sebelumnya meroket dari USD1,3462 ke level USD1,5022. Kejatuhan itu bahkan lebih besar dari pada saat krisis keuangan global.

“Ekuitas pasar akan terpengaruh, dan kita dapat melihat bahwa saham Asia sudah di bawah sedikit wajar tekanan. Bank Inggris yang terdaftar di Hong Kong menderita kerugian yang signifikan,” Kata Markets Strategist IG, Bernard Aw.

Hasil voting Referendum Brexit mayoritas memilih Inggris keluar dari Uni Eropa. Hal itu langsung menjadi sentimen negatif bagi pasar modal regional.

Sentimen negatif tersebut bukan hanya membayangi pasar saham di Eropa, tapi juga ke pasar saham Asia.

Melansir dari Yahoofinance, Jumat (24/6/2016), seluruh pasar saham di Asia terlihat berada di zona merah. Indeks Nikkei anjlok 1.180,11 poin atau 7,27 persen ke level 15.058.

Kemudian Hang Seng Index merosot 974,22 point atau 4,67 persen ke level 19.894. Lalu SSE Composite Index turun 34,38 poin atau 1,19 persen ke level 2.857.

Indeks Straits Times turun 68,31 poin atau 2,48 persen ke level 2.725 dan indeks S&P/ASX 200 turun 188,3 poin atau 3,57 persen ke level 5.092.

Wacana Brexit benar-benar mengguncang pasar keuangan global. Pasar keuangan Indonesia pun ikut terdampak, termasuk Rupiah.

Menurut data Yahoofinance, Jumat (24/6/2016) siang, Rupiahmelemah ke posisi Rp13.475 per USD. Bahkan, hari ini Rupiah sempat menembus level Rp13.525.

Begitu juga data Bloomberg, Rupiah melemah ke Rp13.495 per USD. Rupiah sempat menyentuh level Rp13.528.

Tapi, menurut kurs tengah Bank Indonesia (BI), Rupiah masih berada di posisi Rp13.296 per USD, tidak banyak berubah dari posisi sebelumnya Rp13.265. Demikian kutipan Rifan Financindo Berjangka dari Okezone.