Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Perdagangan Minyak Mentah Masih Negatif, Pasar Tunggu Data Pasokan

saudi-oil-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Lagi-lagi harga minyak mentah mengalami tekanan jual yang cukup kuat pada perdagangan Rabu malam sehingga pada akhir perdagangan Kamis dini hari harga komoditas tersebut ditutup di teritori negatif (28/5). Harga minyak mentah terpukul kembali seiringi dengan rally dollar AS. Malam nanti diperkirakan rilis data pasokan minyak menunjukkan penurunan karena Amerika Serikat mulai memasuki siklus kenaikan pemakaian BBM untuk mengemudi di liburan musim panas.

Diperkirakan pasokan minyak mentah akan kembali menunjukkan penurunan pekan lalu. Survey menunjukkan bahwa penurunan pasokan akan mencapai rata-rata 2 juta barel, menggenapi minggu keempat penurunan pasokan.

Dollar AS malam tadi kembali mengalami peningkatan terhadap rival-rival utamanya. Kenaikan nilai tukar mata uang Amerika Serikat ini terjadi setelah berkembangnya ekspektasi bahwa Fed akan menaikkan suku bunga acuan tahun ini di tengah sinyal pemulihan ekonomi Amerika Serikat. Kenaikan dollar menggerus harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang ini.

Harga minyak mentah WTI untuk kontrak Juli yang merupakan kontrak paling aktif saat ini mengalami penutupan di teritori negatif. Harga ditutup dengan membukukan pelemahan sebesar 52 sen atau 0,9 persen melanjutkan penurunan sebesar 3 persen pada perdagangan sebelumnya. Harga ditutup pada posisi 57,51 dollar per barel.

Pada perdagangan Kamis pagi ini terpantau harga minyak mentah berusaha untuk rebound meskipun masih cenderung stagnan. Harga komoditas tersebut saat ini berada di level 57,78 dollar per barel.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia akan bergerak terbatas. Kemungkinan terjadi rebound teknikal mulai terbuka meskipun belum ada pijakan kuat yang akan membuat kenaikan harga minyak menjadi solid.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami level resistance di 60,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 62,00 dollar. Jika terjadi pergerakan melemah support akan ditemui pada posisi 56,00 dollar dan 55,00 dollar.