Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Penguatan Saham Asia Pada Pagi Ini

pt rifan financindo berjangka

Rifan Financindo – Semarang,?Saham Jepang naik setelah dua minggu mengalami penurunan, setelah data menunjukkan pekerjaan AS melebihi dari perkiraan ekonom, yang dapat meningkatkan risiko dan melemahkan mata uang yen.

Indeks Topix naik 1,1 % ke level 1,294.48 pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo, dengan semua 33 kelompok industri bergerak lebih tinggi. Indeks Nikkei 225 Stock Average menguat 1,3 %. Data gaji AS meningkat sebesar 255.000 pada bulan lalu, melampaui perkiraan ekonom untuk peningkatan 180.000, menunjukkan kekuatan di pasar tenaga kerja AS yang akan memberikan dukungan untuk belanja konsumen. Sementara yen melemah 0,3 % ke level 102,11 setelah turun 0,6 % pada Jumat lalu.

Investor telah mengamati dengan seksama data ekonomi dari AS untuk lebih mengkaji kemungkinan kenaikan suku bunga tahun ini. Kemungkinan kenaikan suku bunga di bulan September naik menjadi 26 %, meningkat dari 18 % sebelum laporan pekerjaan.

Saham Asia naik diiringi pelemahan yen setelah laporan pekerjaan AS yang kuat mengirim peningkatan sektor eksportir Jepang.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,2 % ke level 136,04 pada pukul 09:00 pagi waktu Tokyo. Indeks Topix Jepang menguat 1,1 % setelah data nonfarm payrolls menguat sebesar 255.000 pada bulan lalu, melebihi semua perkiraan yang disurvei oleh Bloomberg terhadap 89 ekonom. Yen melemah 0,3 % ke level 102,08 per dolar, setelah turun 0,6 % pada Jumat lalu karena permintaan untuk aset haven menurun.

Ekuitas Asia melanjutkan reli yang terhenti pada pekan lalu setelah langkah baru stimulus fiskal Jepang mengecewakan investor. Indeks regional telah rebound sekitar 21 % dari level terendahnya di bulan Februari, mengabaikan dampak dari pemilihan suara Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa, seiring bank sentral melepaskan pelonggaran moneter lebih lanjut sedangkan data dari pasar tenaga kerja untuk penjualan ritel dan kepercayaan produksi industri memacu perekonomian terbesar di dunia.

Saham China di Hong Kong naik ke level tiga bulan tertinggi, dipimpin oleh saham pengembang dan asuransi, sebelum rilis data perdagangan.

Indeks Hang Seng China Enterprises naik 1,1 % pada pukul 10:06 pagi waktu setempat. Saham China Vanke Ltd dan China Life Insurance Co menguat lebih dari 1,9 %. Indeks Shanghai Composite sedikit berubah, karena indeks yang melacak saham China daratan selama saham-saham di Hong Kong jatuh ke level terendah sejak Oktober.

Ekspor China kemungkinan menurun 3,5 % pada Juli dari tahun sebelumnya, menurut analis yang disurvei oleh Bloomberg. Data resmi pada inflasi akan dirilis pada hari Selasa. Penguatan oleh ekuitas Hong Kong yang dilacak mengalami rally di saham Asia setelah meningkatnya data pekerjaan AS pada Jumat lalu membantu mendorong Indeks S & P 500 menuju rekor tertinggi. Indeks H saham yang disebut sekarang telah anjlok kurang dari 5 % selama tahun ini, sedangkan Indeks Shanghai Composite masih turun 16 %.

Saham Jepang naik setelah dua minggu menurun, setelah menunjukkan data pekerjaan AS mengalahkan perkiraan ekonom, meningkatkan risiko dan pelemahan yen.

Indeks Topix naik 1,5 % ke level 1,299.06 pada istirahat perdagangan di Tokyo, dengan semua kelompok industri tetapi 7 dari 33 kelompok industri mengalami kenaikan. Indeks Nikkei 225 Stock Average menguat 2 %. Data gaji AS meningkat sebesar 255.000 bulan lalu, melebihi perkiraan ekonom untuk peningkatan 180.000, menunjukkan kekuatan di pasar tenaga kerja AS yang akan memberikan dukungan untuk belanja konsumen. Yen melemah 0,3 % ke level 102,08 per dolar setelah turun 0,6 % pada hari Jumat.

Investor telah mengamati dengan seksama data ekonomi dari AS sebagai ukuran kemungkinan kenaikan suku bunga tahun ini. Kemungkinan kenaikan suku bunga pada September mendatang naik menjadi 26 %, naik dari sebelumnya 18 % sebelum rilis laporan pekerjaan.