Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

PENDAKI NAAS. TEWAS TERSAMBAR PETIR DI GUNUNG PRAU | RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

Rifan Financindo – Semarang, Tiga orang pendaki meninggal dunia di Gunung Prau, wilayah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, akibat tersambar petir, Minggu (23/4/2017) sore.

Mereka adalah Deden Hidayat Maulana (31), asal Jalan Benuang No 44 Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.

Kemudian, Aditya Agung Darmawan (30) dan Adi Setiawan (31). Keduanya asal Jalan Cipinang Muara II Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Wonosobo AKP Agus Priyono mengatakan, selain tiga korban meninggal dunia tersebut, dua pendaki lainnya juga mengalami luka berat akibat tersambar petir.

Dua korban luka adalah Syaiful Ulum (35) asal Kampung Sumur No 49 Kelurahan Klendep, Jakarta Timur dan Danang (28) asal Cipinang, Jakarta Timur.

“Seluruh korban, baik meninggal dunia maupun luka masih berada di RSUD Setyonegoro Wonosobo,” jelas Agus saat dikonfirmasi Minggu malam.

Petugas polisi resort Wonosobo mengggendeng salah seorang pendaki yang mengalami luka-luka akibat tersambar petir saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Prau, Minggu (23/4/2107) malam. (Dok. Bid Humas Polda Jateng)

Agus mengungkapkan, rombongan pemuda berjumlah 11 orang mendaki Gunung Prau pada Minggu (23/4/2017) sekitar pukul 13.30 WIB.

Mereka kemudian tiba di Base Camp Gunung Prau yang ada di Desa Patakbanteng, Kecamatan Kejajar.

Selanjutnya rombongan naik hingga tiba di area dekat tower Gunung Prau, Desa Dieng, Kecamatan Kejajar, sekitar pukul 14.00 WIB.

“Saat mereka sampai kawasan itu tiba-tiba petir datang dan menyambar rombongan itu. Tiga meninggal dunia, dua luka berat dan enam lainnya shock melihat teman-temannya terluka,” imbuh Agus.

Menurut Agus, pihaknya bersama tim SAR setempat dibantu warga segera melakukan evakuasi begitu memperoleh laporan musibah itu.

Korban seluruhnya dapat dievakuasi sekitar pukul 19.30 WIB. Enam orang pendaki yang shock juga masih berada di rumah sakit.

Sebanyak 11 pendaki tersambar petir ketika melakukan pendakian di Gunung Prau, di Kabupaten Wonosobo,Jawa Tengah, Minggu (23/4/2017). Tiga di antaranya tewas.

Dua pendaki kedapatan luka-luka, sementara enam sisanya selamat.

“Tiga orang meninggal karena tersambar peraturan di gunung Prabu. Kejadian Minggu pukul 14.00 WIB,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Djarod Padakova, Senin (24/4/2017).

Djarod mengatakan, tiga pendaki yang tewas tersambar petir adalah rombongan yang berasal Jakarta. Mereka tiba di Basecamp Gunung Prau di Desa Patakbanteng, Kecamatan Kejajar, Wonosobo pada Sabtu (23/4/2017) siang pukul 13.30 WIB.

Setelah bersiap-siap, rombongan lalu melakukan pendakian. Pada Minggu (24/4/2017) rombongan sudah sampai puncak. Namun pada Minggu sekitar pukul 14.00 WIB, rombongan tiba-tiba tersambar petir. Mereka tersambar karena saat itu berada di dekat tower ketika mendung mulai datang.

“Saat itu mereka di dekat tower Kawasan Gunung Perahu. Akibat kena sambaran itu, tiga meninggal, dia luka-luka, dan enam selamat,” kata Djarod.

“Untuk korban luka luka saat ini dirawat di RSU Kabupaten Wonosobo,” tambahnya.

Berikut daftar nama korban tewas dan luka:

Korban tewas

1. Deden Hidayat (30), warga Jalan Benuang VI No 44 Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat;
2. Aditya Agung D (29), warga Jalan Cipinang Muara II Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur;
3. Adi Setiawan (30), warga Jalan Cipinang Muara II Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Korban luka

1. Syaiful Ulum (34), warga Kampung Sumur No 49, Kelurahan Klendep, Jakarta Timur;
2. Danang (28), warga Cipinang, Jakarta Timur.