Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Pemilu AS Pemicu Kekhawatiran Saham Asia | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifan Financindo – Semarang,Saham Hong Kong raih kenaikan terbaiknya dalam seminggu pada hari Selasa ini setelah survei bisnis yang menunjukkan pertumbuhan di sektor pabrik dan jasa China dipercepat bulan lalu.

Indeks Hang Seng naik 0,9 persen ke 23,147.07 poin, sedangkan Indeks China Enterprises naik 1,5 persen ke 9,706.20.

Aktivitas di sektor manufaktur China secara tak terduga tumbuh pada laju tercepat dalam lebih dari dua tahun terdorong oleh penguatan sektor konstruksi, dengan perusahaan-perusahaan kecil yang tumbuh lebih optimis, menunjukkan kestabilan pada ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut serta telah mendapatkan pijakan mantap.

Saham Tokyo turun, mengikuti ekuitas global yang lebih rendah seiring kekhawatiran atas pemilihan presiden AS pekan depan mengirim para investor menjauhi dari aset berisiko.

Indeks Topix merosot 1,2 % pada pukul 09:09 pagi waktu Tokyo menjelang hari libur nasional pada hari Kamis. Ekuitas acuan bersiap untuk penurunan terbesar sejak 30 September, setelah penutupan hari Selasa berada di level tertinggi sejak April. Sementara yen menguat untuk hari kedua terhadap dolar sedangkan ukuran yang melacak saham global melemah setelah Washington Post-ABC News Tracking Poll menunjukkan Donald Trump memimpin atas Hillary Clinton, dengan peluang untuk menang di 46 persen untuk kandidat Partai Republik dibandingkan 45 persen untuk kandidat Partai Demokrat di pemilu 8 November mendatang.

Saham Jepang mengalami kinerja terbaik mereka sejak Juli pada bulan lalu setelah yen jatuh pada pandangan luar di AS yang akan memilih untuk menaikkan suku bunga secara bertahap di tengah tanda-tanda pemulihan ekonomi yang moderat. Harga harian berayun telah menjadi tenang, dengan 60-hari rata-rata volatilitas pada Topix jatuh ke level terendahnya sejak Juli 2015 pada hari Selasa. Investor di Jepang mungkin cenderung untuk menetap di sela-sela sampai pemilu AS untuk melihat bagaimana dampak dari sentimen risiko global dan yen.

Saham Asia jatuh, menyusul penurunan dalam ekuitas AS terkait kekhawatiran seputar hasil pemilihan presiden AS tumbuh hanya dalam waktu satu minggu sebelum pemungutan suara. Penguatan yen membebani saham eksportir di Tokyo.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,5 % ke level 138,90 pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo. Indeks S & P 500 melemah 0,7 % ke level terendah sejak 7 Juli menyusul jajak pendapat ABC News / Washington Post menunjukkan Partai Republik Donald Trump dengan dukungan 46 persen dibandingkan Partai Demokrat Hillary Clinton 45 persen. Produsen emas mengalami rally setelah logam mulia melonjak di tengah terburu-buru untuk aset haven.

Investor datang untuk berdamai dengan satu pemilihan presiden yang diperdebatkan atau kebijakan di Federal Reserve. Ekspektasi volatilitas pasar meningkat karena Clinton pernah dominan memimpin atas pesaingnya Trump dalam jajak pendapat terbaru. Sebuah laba perusahaan yang dirilis pada hari Rabu dari teknologi raksasa Alibaba Group Holding Ltd untuk produsen mobil Mazda Motor Corp dan Suntory Beverage & Food Ltd, yang menjual Jim Beam wiski bourbon.

Saham Hong Kong mengalami penurunan di New York pada pembukaan hari Rabu setelah jajak pendapat pemilu presiden AS menunjukkan Donald Trump memimpin favorit pasar atas Hillary Clinton kurang dari seminggu menjelang pemungutan suara.

Indeks Hang Seng turun 0,87 persen atau 201,01 poin ke level 22,946.06.

Dan Indeks Shanghai Composite lebih rendah 0,21 persen atau 6,71 poin, ke level 3,115.73, sedangkan Indeks Shenzhen Composite, yang melacak saham di bursa kedua China, melemah 0,19 persen atau 3,95 poin, menjadi 2,069.16.