Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Pembunuh 3 Lansia dengan Obeng Disuntik Mati di Amerika

161858_usflagdlm

Rifan Financindo Berjangka – Otoritas Texas, Amerika Serikat menyuntik mati seorang narapidana pembunuhan yang menghabisi nyawa tiga warga lansia dengan obeng. Tindakan keji tersebut dilakukannya saat merampok kediaman korban pada tahun 1993 lalu.

Arnold Prieto yang kini berusia 41 tahun ini dinyatakan telah meninggal pada Rabu (21/1), sekitar pukul 18.31 waktu setempat. Dia disuntik mati di sebuah penjara di Huntsville, Tecas.

Prieto merupakan narapidana keempat yang dieksekusi mati di AS sepanjang tahun ini. Demikian seperti dilansir AFP, Kamis (22/1/2015).

Prieto dijatuhi hukuman mati atas pembunuhan seorang kakek dan dua orang nenek dalam perampokan tahun 1993 lalu. Saat itu, Prieto bersama dua orang lainnya yang merupakan kakak-beradik, diundang sarapan ke rumah kakek dan nenek dari kakak-beradik tersebut.

Namun mereka malah menyerang ketiga warga lanjut usia tersebut. Kakek berusia 72 tahun dan istrinya yang berusia 62 tahun tewas, bersama seorang nenek berusia 92 tahun yang saat kejadian ada di dalam rumah.

Prieto dan salah satu dari kakak-beradik menyerang tiga warga lansia tersebut dengan sebuah obeng. Aksi ketiganya ini dilakukan di bawah pengaruh narkoba jenis kokain. Mereka mengobrak-abrik rumah kakek dan nenek tersebut, menggondol perhiasan dan juga uang tunai.

“Masing-masing dari kami mendapat US$ 100. Saya juga mengambil sebuah kalung emas, kecil, sepertinya untuk anak-anak, dengan liontin salib,” ucap Prieto dalam pengakuannya.

Atas vonis mati tersebut, Prieto tidak mengajukan banding. Sedangkan salah satu rekannya divonis penjara seumur hidup. Seorang lainnya tidak diadili karena tidak ikut melakukan pembunuhan.