Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Pembukaan Bursa AS Melemah Terkait Jelang Pidato Trump | RIFANFINANCINDO

pt rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifanfinancindo РSemarang, Pasar saham AS dibuka sedikit lebih rendah hari Selasa seiring investor tetap berhati-hati menjelang pidato Presiden Donald Trump untuk sesi gabungan Kongres.

Indeks utama masih melayang di dekat level rekor pada hari Senin. S & P 500 turun 3 poin, atau 0,1%, ke level 2.367.

Nasdaq Composite memulai sesi 9 poin, atau 0,2%  lebih rendah di level 5.852. Indeks Dow Jones Industrial Average dibuka melemah 18 poin atau 0,1%, di level 20.818.

Penutupan di zona hijau hari Selasa untuk Dow akan menandai rekor 13 penutupan beruntun di level tertinggi, yang merupakan rekor rentetan terpanjang dalam sejarah 121 tahun ekuitas acuan ini, menurut data Dow Jones.

Saham AS melemah pada Selasa ini, dengan investor yang enggan untuk memperpanjang catatan pasar disaat mereka melihat ke depan untuk pidato Presiden Donald Trump yang bisa menentukan apakah lonjakan pasar baru-baru ini akan dibenarkan oleh kebijakan pemerintah.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 6 poin ke 20.832, penurunan kurang dari 0,1%, tetapi sempat berada di wilayah positif sepanjang sesi. Indeks blue-chip average datang dengan 12 penutupan di rekornya secara beruntun atau yang terpanjang sejak 1987. Jika berakhir lebih tinggi pada Selasa ini, indeks tersebut mencatatkan rekor 13 kali secara beruntun, dimana hal tersebut akan membuat sejarah: Rentang waktu terpanjang dari catatan dalam sejarah yang bertahan selama 121 tahun- untuk indeks acuan, menurut data Dow Jones.

Indeks S & P 500 yang sebelumnya ditutup di rekor tertingginya, melemah 3 poin ke 2367 pada hari Selasa ini, turun sebanyak 0,1%. Sementara indeks Nasdaq Composite turun 17 poin, atau 0,3%, ke 5.844, meskipun masih beberapa poin dekat rekornya.

Bursa AS mengakhiri bulan Februari ini untuk kenaikan bulanan keempat berturut-turut bahkan ketika ekuitas tersebut berakhir sedikit lebih rendah pada hari Selasa, karena Indeks Dow meraih rekornya beruntun menjelang pidato Presiden Donald Trump sebelum kedua majelis Kongres pada malam ini.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 25,20 poin atau 0,1 %, menjadi berakhir pada level 20,812.24, memimpin penurunan oleh saham Wal-Mart Stores Inc dan Nike Inc mencatatkan rekornya untuk ditutup pada 12 sesi beruntun. Indeks S & P 500 ditutup melemah 6,11 poin atau 0,3 %, di level 2,363.64, dengan saham konsumen-discretionary dan saham industri membebani indeks. Indeks Nasdaq Composite berakhir lebih rendah 36,46 poin atau 0,6 %, di level 5,825.44. Ketiga indeks acuan tersebut mengakhiri bulan Februari untuk kenaikan bulanan keempat berturut-turut dengan Dow melonjak 4,9 %, S & P 500 naik 3,7 %, dan Nasdaq meningkat 3,8 %.