Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Peluang Pasokan Iran Kembali Mengalir Dorong Harga Minyak Dunia Jatuh

migas2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG – Harga minyak mentah dunia susut lebih dari 2 persen dan berada di jalur penurunan untuk hari ketiga.

Harga minyak turun setelah para diplomat mengungkapkan kemajuan kesepakatan untuk mencabut sanksi terhadap Iran, yang dapat meningkatkan pasokan minyak mentah.

Melansir laman financialpost, Jumat (21/5/2021), harga minyak mentah Brent turun USD 1,54, atau 2,3 persen menjadi USD 65,12 per barel.

Adapun harga minyak West Texas Intermediate AS turun USD 1,38, atau 2,2 persen menjadi USD 61,98 per barel. Kedua kontrak minyak tersebut turun sekitar 3 persen di sesi sebelumnya.

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan dalam pidatonya yang disiarkan televisi bahwa sanksi terhadap minyak, pengiriman, petrokimia, asuransi, dan bank sentral telah ditangani dalam pembicaraan tersebut.

“Itu benar-benar membebani sentimen dan itu sedikit menekan kami,” kata Phil Flynn, Analis Senior di Price Futures Group di Chicago.

Dia mengataka ada ruang di pasar global untuk lebih banyak minyak Iran masuk dan dalam jangka pendek ini yang akan membebani harga minyak dunia.

Tetapi diplomat Eropa mengatakan tidak menjamin kesuksesan ini dan masalah yang sangat sulit tetap ada. Demikian pula pejabat senior Iran membantah sang presiden.

BacaJuga :

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu

RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan

PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor

RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi

RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB

PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan

RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras

PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya

PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun

PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop

PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningka

Di sisi lain, penyulingan minyak India dan setidaknya satu penyulingan Eropa sedang mengevaluasi kembali pembelian minyak mentah mereka untuk memberi ruang bagi minyak Iran pada paruh kedua tahun ini.

“Ini guna mengantisipasi bahwa sanksi AS akan dicabut,” kata pejabat perusahaan dan sumber perdagangan.

“Dengan pertumbuhan permintaan minyak global yang diproyeksikan akan sehat untuk keseimbangan tahun ini dan pada 2022, kelompok produsen (OPEC +) berada dalam posisi yang relatif nyaman untuk menangani peningkatan produksi Iran tanpa merusak penyeimbangan kembali minyak,” kata analis PVM.

Kekhawatiran tentang prospek permintaan di Asia juga menyeret harga turun. Hampir dua pertiga orang yang dites di India menunjukkan paparan virus korona.

Spekulasi bahwa Federal Reserve AS mungkin pada suatu saat mulai memperketat kebijakan membebani prospek pertumbuhan ekonomi dan telah mendorong beberapa investor untuk mengurangi eksposur terhadap minyak dan komoditas lainnya.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak mengatakan bahwa peringatan keras dari Badan Energi Internasional untuk menghentikan pendanaan bahan bakar fosil baru dapat menyebabkan ketidakstabilan harga minyak jika hal itu ditindaklanjuti.

IEA pada hari Selasa mengatakan investor seharusnya tidak mendanai proyek pasokan minyak, gas, dan batu bara baru jika dunia ingin mencapai emisi nol bersih pada pertengahan abad.

Sumber : Liputan6

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG