Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Pasokan Minyak Mentah AS Turun Tajam, Harga Melambung

oill-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Harga minyak mentah acuan global mengalami lonjakan kencang pada akhir perdagangannya Kamis dini hari (17/9). Lonjakan harga terjadi setelah data dari Amerika Serikat menunjukkan terjadinya penarikan besar-besaran cadangan minyak mentah di titik pengiriman utama Negara tersebut Cushing, Oklahoma. Penurunan pasokan minyak mentah pekan lalu merupakan yang paling besar dalam 7 bulan belakangan.

Kenaikan harga minyak mentah tersebut juga didukung oleh keraguan pasar bahwa Fed akan mulai menaikkan suku bunga acuan di Amerika Serikat bulan ini. Beberapa spekulan telah memprediksi penurunan pasokan tersebut.

Data resmi dari Departemen Energi Amerika Serikat menunjukkan bahwa pasokan di Amerika Serikat mengalami penurunan sebesar 2,1 juta barel untuk minggu yang berakhir tanggal 11 September. Untuk Cushing sendiri terjadi penarikan pasokan sebesar 1,9 juta barel. Penarikan di Cushing adalah yang terbesar sejak minggu yang berakhir tanggal 28 Agustus lalu.

Pada akhir perdagangannya harga minyak mentah WTI untuk kontrak Oktober terpantau ditutup pada posisi 47,15 dollar per barel. Harga komoditas tersebut membukukan kenaikan yang tajam sebesar 5,7 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia berpotensi untuk mengalami kenaikan lanjutan. Penurunan pasokan di AS merupakan sinyal kuat bahwa permintaan minyak mentah di Negara tersebut mulai meningkat.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami resistance di level 49,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 50,00 dollar. Jika terjadi pergerakan yang justru berbalik melemah harga akan menemui support pada posisi 45,00 dollar dan 43,00 dollar.