Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Pasar Kopi Arabika Sedang Rally Didorong Lesunya Dollar AS

f91516da1f314fcf828689db80d16677-700x357

Rifan FInancindo Berjangka – Harga kopi arabika di bursa ICE Futures New York terpantau mengalami kenaikan yang signifikan pada penutupan perdagangan Rabu dini hari tadi (13/5). Harga kopi arabika di pasar New York melanjutkan rally untuk kali ketiga dalam empat sesi berturut-turut seiring dengan melemahnya nilai tukar dollar AS.

Pada perdagangan tadi malam nilai tukar dollar AS mengalami penurunan seiring dengan volatilitas di pasar obligasi. Dengan penurunan nilai tukar dollar tersebut harga komoditas lunak, termasuk kopi arabika, yang diperdagangkan dalam dollar menjadi relative lebih murah bagi para pembeli luar negeri. Akibatnya permintaan mengalami peningkatan.

Pada perdagangan malam tadi dollar melemah setelah yield T-Bills bertenor 10 tahun mengalami penurunan tajam jelang tutup pasar. Sebelumnya yield obligasi milik pemerintah Amerika Serikat ini mengalami kenaikan hingga mencapai level tertinggi dalam enam bulan belakangan yaitu di atas 2,3 persen. Selama beberapa minggu belakangan yield obligasi AS memang sedang mengalami rally tajam.

Pada akhir perdagangan Kamis dini hari tadi harga kopi arabika tampak alami kenaikan tajam. Harga kopi arabika untuk kontrak pengiriman bulan Juli yang merupakan kontrak paling aktif ditutup menguat sebesar 1,15 sen atau setara dengan 0,86 persen pada posisi 1,3550 ?dollar per pon.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya masih berpotensi mengalami penurunan. Untuk jangka pendek, menengah dan panjang indikator teknikal masih menunjukkan kondisi bearish meskipun sudah mulai melemah.

Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level support di posisi 1,3197 ?dollar dan 1,2900 dollar. Sedangkan level resistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan ada pada 1,3817 dollar dan 1,4000 dollar.