Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Pagi Yang Lesu Untuk Bursa AS | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT Rifan Financindo – Semarang,?Saham AS melemah jelang pernyataan dari pejabat The Fed, memperpanjang penurunan mengikuti aksi jual terburuk sejak Inggris memisahkan diri dari Uni Eropa, di tengah kekhawatiran bahwa para pembuat kebijakan dapat saha menaikkan biaya pinjaman secepatnya di bulan ini.

indeks S & P 500 turun 0,2 persen ke 2,123.93 pada 09:34 pagi di New York, setelah penutupan Jumat berada di level terendahnya dua bulan.

Ekuitas yang dikejutkan oleh penurunan dari rentang waktu tenang selama delapan minggu pada Jumat di tengah kecemasan yang didorong oleh spekulasi bank sentral yang sedang mempersiapkan diri untuk kembali melakukan upaya luar biasa demi meningkatkan pertumbuhan. Presiden The Fed Bank of Boston Eric Rosengren mengisyaratkan kesediaan untuk menaikkan suku bunga, sehari setelah kepala Bank Sentral Eropa Mario Draghi meremehkan kebutuhan untuk menambah stimulus.

Bursa saham Jepang naik untuk pertama kalinya dalam lima hari setelah ekuitas AS mengalami rebound dari aksi jual terburuk sejak bulan Juni di tengah meredanya kekhawatiran atas kenaikan suku bunga dalam waktu dekat oleh Federal Reserve.

Eksportir seperti produsen otomotif berkontribusi untuk keuntungan terbesar pada indeks Topix ke 1,327.99 pada pukul 09:06 pagi di Tokyo, bahkan setelah yen menguat. Nikkei 225 menguat ke 16,750.45. Indeks Volatilitas Nikkei Stock Average turun 5,7 persen setelah naik tajam dalam tiga bulan pada hari Senin karena Topix turun 1,5 persen. Gubernur The Fed, Lael Brainard menyerukan kehati-hatian menjelang pengetatan kebijakan moneter dalam pidatonya pada hari Senin. Sementara itu, Bank of Japan bertemu pekan depan dengan investor berhenti menebak tentang prospek stimulus lebih lanjut setelah komentar dari Gubernur Haruhiko Kuroda pekan lalu.

Kontrak pada Indeks S&P 500 turun 0,1 persen. Indeks ekuitas yang mendasari melonjak 1,5 persen pada hari Senin, dengan kemungkinan kenaikan suku bunga AS merosot ke 22 persen menyusul komentar Brainard.

Indeks dolar mempertahankan penurunan pertama dalam empat hari setelah Gubernur Federal Reserve Lael Brainard mengatakan ihwal bank sentral untuk menaikkan suku bunga “kurang mendesak.”

Greenback tetap melemah terhadap sebagian besar dari 16 mata uang utama karena futures berbasis probabilitas dari kenaikan suku bunga AS pada tanggal 21 September turun menjadi 22 persen pada Senin kemarin dari 30 persen pada akhir pekan lalu. Komentar Brainard Senin kemarin di Chicago merupakan yang terakhir sebelum The Fed memasuki masa tenang, di mana pejabat menjauhkan diri dari publik untuk berbicara tentang kebijakan moneter dalam persiapan untuk pertemuan kebijakan mereka tanggal 20-21 September.

Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang melacak mata uang terhadap 10 rekan-rekan, turun 0,1 persen pada pukul 08:56 pagi di Tokyo pada hari Selasa, setelah turun 0,3 persen pada sesi sebelumnya. Yen sedikit berubah di 101,74 per dolar.