Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

  • GOLD

Emas Berakhir dengan Kerugian seiring Dolar AS Menguat, Kenaikan Saham Global

PT RIFAN FINANCINDO – Harga emas turun pada hari Rabu untuk membukukan kerugian moderat karena dolar AS menguat & karena saham di seluruh dunia sebagian besar menguat, menunjukkan beberapa selera berkurang untuk emas.

download

Namun, melihat gambaran yg lebih besar, perdagangan emas dalam beberapa hari terakhir tidak menentu, dengan komoditas terkadang diperdagangkan tidak selaras dengan korelasinya yg normal dengan ekuitas & hasil obligasi, yang keduanya telah meningkat selama seminggu ” sebuah skenario yg seharusnya menciptakan angin sakal untuk logam mulia.

Dalam transaksi pada hari Rabu, emas Agustus turun 90 sen, atau 0,05%, berakhir di $ 1.735,60 per ounce, di Comex, setelah logam naik 0,5% pada hari Selasa, mencatatkan kenaikan pertama dalam tiga sesi. Emas berjangka telah diperdagangkan dalam kisaran $ 1.670 hingga $ 1.770 selama sekitar dua bulan meskipun ada penurunan tajam dalam dolar AS terhadap mata uang utama pada waktu itu. Sementara perak Juli, naik tipis 12 sen, atau 0,7%, menjadi $ 17,775 per ounce, menyusul kenaikan 1,5% di sesi sebelumnya. Untuk minggu ini, emas turun sekitar 0,1%, sedangkan perak telah naik 1,7%, menurut data FactSet.

 

(PT Rifan Financindo – Why)

Investor Asing Bawa Perbankan di Indonesia Makin Solid

bank-dunia-140611-andri

PT. Rifan Financindo Berjangka – Kookmin Bank bukan menjadi investor asing perbankan pertama di Indonesia usai mengambil alih saham mayoritas Bank Bukopin. Bank Permata dan BTPN menjadi beberapa diantara bank di Indonesia yang sahamnya dimiliki asing, yaitu Jepang.

Ekonom senior dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Aviliani mengatakan, sejauh ini peran investor asing dalam meningkatkan kekuatan bank di Indonesia berdampak positif bagi perusahaan dan ekonomi nasional.

Besarnya pasar di Indonesia dan tingkat suku bunga yang masih tinggi dibandingkan negara asal, menjadikan mereka memilih Indonesia sebagai salah satu destinasi investasi.

“Bagi investor asing perbankan di Indonesia itu masih sangat menarik, terlebih sebagai negara berkembang, pasar Indonesia besar sekali, jadi cukup potensial,” kata dia kepada Liputan6.com, Kamis (18/6/2020).

Industri perbankan di Indonesia, menurut Aviliani, saat ini dituntut untuk cepat beradaptasi dengan teknologi jika tidak ingin hilang dari pasaran. Hal inilah yang menjadikan pemilik modal harus menambah modal hingga triliunan rupiah.

Dalam situasi sekarang, investor Indonesia, khususnya bank-bank BUKU 1 dan BUKU 2, saat ini cenderung lebih memilih menjual saham mereka ketimbang menanam modal yang cukup besar atau menggabungkan bank-bank mereka.

“Ke depan bank-bank harus punya ekosistem untuk bertahan. Dalam hal ini tidak hanya bisnis bank, melainkan mereka punya bisnis asuransi dan sebagainya juga yang saling berkaitan,” terangnya.

“Masuknya Kookmin Bank ke Bukopin saya rasa satu momen yang bagus, karena akan memperkuat permodalan mereka. Bank Bukopin ini kan Bank BUKU 3, jadi harus diperkuat,” pungkas Aviliani.

pt rifan financindo

rifan financindo

pt rifan

PT. Rifan Financindo Berjangka

sumber : liputan6.com

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Sejak RI Merdeka, Pemerintah Tak Pernah Telat Bayar Bunga ORI

023865600_1591608597-Foto_01

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PT. Rifan Financindo Berjangka – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan RI memastikan akan menjamin pembayaran Obligasi Negara Ritel (ORI).

Hal ini disampaikan oleh Pelaksana tugas (Plt) Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pembiayaan Pengelolaan dan Risiko Kementerian Keuangan (SUN DJPPR Kemenkeu), Deni Ridwan saat IG Live Talk Road to Launching surat berharga negara (SBN) ritel ORI seri 017 @djpprkemenkeu, Sabtu (13/6).

“Insya Allah tidak ada namanya keterlambatan pembayaran, apalagi sampai pemerintah ngemplang tidak membayar obligasi,” kata Deni.

Dia menjelaskan, sejak Indonesia berdiri, pemerintah tidak pernah mangkir dari pembayaran ORI atau bahkan mengalami gagal bayar. Menurutnya, sesuai dengan amanat Undang-undang (UU), telah tertulis dengan pasti bahwa pemerintah harus membayar pokok serta bunga yang ditanggung dalam ORI.

“Selama republik ini berjalan, selama republik ini berdiri, tidak akan pemerintah default karena itu sudah amanat undang-undang,” jelasnya.

Jika pemerintah tak memenuhi kewajibannya, lanjutnya, maka bisa dinyatakan melanggar UU.

Sebagaimana diketahui, pemerintah akan menawarkan SBN Ritel ORI 017 pada 15 Juni hingga 9 Juli 2020. ORI 017 ini memiliki tingkat kupon sebesar 6,4% per tahun.

Adapun pembelian minimal dari seri 017 ini adalah Rp 1 juta dengan pembelian maksimal Rp 3 miliar. Untuk imbal hasil atau yield nya dipastikan lebih tinggi dari inflasi.

Dalam keterangan resminya, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan dalam keterangan resmi menyatakan jika ORI017 ini cukup likuid, bisa dicairkan kapan saja. Jadi, dari sisi investasi, imbal hasil, dan likuiditas ORI 017 ini mencakup semuanya.

Masyarakat diharapkan tertarik karena nilai pembelian minimum yang tergolong rendah. Cara ini juga dilakukan untuk mendorong masyarakat agar bisa ikut serta dalam membantu pembiayaan keuangan negara terutama yang terdampak pandemi virus corona.

“APBN terpengaruh Covid-19. Penerimaan pajak berkurang, selain itu banyak penurunan pendapatan karena insentif yang diberikan pemerintah,” terang Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Kebijakan Fiskal dan Makroekonomi Masyita Crystallin.

pt rifan financindo

rifan financindo

pt rifan

PT. Rifan Financindo Berjangka

sumber : cnbcindonesia.com

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Hari Ini Harga Emas Antam Naik Lagi, Jadi Rp 844.120/gram

a3014452-952e-44ed-bf92-7ed447b403ce_169

PT. Rifan Financindo Berjangka – Harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari Senin ini (15/6/2020) naik 0,24atau sebesar Rp 2.000 menjadi Rp 844.120/gram dari perdagangan Sabtu kemarin di level Rp 842.120/gram.

Sebelumnya pada perdagangan Sabtu kemarin, harga emas Antam naik 1,69% atau Rp 14.000 dari posisi harga Jumat yakni Rp 828.120/gram.

Berdasarkan pencatatan data harga Logam Mulia di gerai Jakarta Gedung Antam di situs logammulia milik Antam hari ini, harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram naik 0,24% berada di Rp 84,412 juta dari harga kemarin Rp 84,212 juta per batang.

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Adapun khusus harga 1 gram emas Antam hari Senin ini (15/6/2020) naik Rp 2.000 menjadi Rp 902.000/gram setelah naik Rp 14.000 ke Rp 900.000/gram pada hari Sabtu kemarin.

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga naik 0,25% atau Rp 2.000 ditetapkan pada Rp 793.000/gram, dari posisi kemarin Rp 791.000/gram. Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

Kenaikan harga emas Antam seiring dengan naiknya harga emas dunia di pasar spot pada penutupan perdagangan hari Jumat kemarin (Sabtu pagi waktu Indonesia) yang naik sebesar US$ 2,62 atau 0,15% menjadi US$ 1.729,77/troy ons setelah turun US$ 9,09 atau 0,53% ke level US$ 1.727,15,24/troy ons sebelumnya, melansir dari Refinitiv.

Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman bulan Agustus justru turun US$ 2,50 atau sekitar 0,1% pada US$ 1.737,30/troy ons setelah naik US$ 19,10 atau 1,1% ke US$ 1.739,80/troy ons sebelumnya, melansir dari RTTNews.

Penguatan harga emas dunia kemarin merespons lonjakan kasus terinfeski Covid-19, sehingga memberikan kekhawatiran tentang prospek ekonomi dunia yang suram.

Sementara Sepekan kemarin harga emas dunia naik US$ 44,54 atau 2,64% dari US$ 1.685,23 pada penutupan perdagangan Jumat lalu (5/6/2020), mengacu data Refinitiv.

Kenaikan harga emas spot dunia tersebut terjadi setelah bank sentral AS (Federal Reserve/ The Fed) memberikan proyeksi ekonomi yang suram di tengah kenaikan jumlah pasien Covid-19 pasca-pelonggaran karantina wilayah (lockdown).

pt rifan financindo

rifan financindo

pt rifan

PT. Rifan Financindo Berjangka

sumber : cnbcindonesia.com

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

PSBB Transisi, Ini Pengaturan Kunjungan di Ritel Modern

 

4025789400

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Rifan Financindo Berjangka – Asosiasi Pengusaha Ritel ( Aprindo) memberikan arahan kepada anggotanya di tengah pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Ketua Umum Aprindo Roy N. Mandey menyebutkan, dalam road map-nya, pihaknya telah menyiapkan beberapa arahan.

Pertama dari sisi tenaga kerja. “Kami arahkan untuk resources untuk disiplin dan mawas diri, tak hanya saat berada di toko tetapi juga sebelum masuk toko untuk senantiasa menjaga kesehatannya,” ujarnya seperti dikutip dari kontan.co.id, Senin (15/6/2020).
Kedua, sarana dan prasarana disesuaikan dengan SE No. 12 Menteri Perdagangan terkait kesiapan alat-alat kesehatan. Ketiga, pihaknya juga mengimbau kepada anggota-anggotanya untuk mendukung kebijakan pemerintah.

Hal tersebut terkait pengaturan konsumen untuk masuk ke dalam toko yang mengacu pada SE No. 12 Mendag, atau dari PMK No. 9 Kementerian Kesehatan, maupun dari Keputusan Gubernur No. 563 Tahun 2020 dan Pergub 51 untuk yang berada di Jakarta.

Roy menyebutkan, dalam pengaturan jumlah konsumen untuk ritel modern, pihaknya menghitung berdasarkan luasannya.”Contohnya, kalau department store luasannya 2.000 m2 itu biasanya dikunjungi lebih kurang 500 orang. Maka otomatis hanya 250 orang yang diperkenankan masuk,” tuturnya. Adapun untuk skema khusus dalam pengaturan tersebut, Roy bilang menyerahkan kembali masing-masing kebijakan tenan. Sebab, ia menilai pengaturan tersebut bukan dari akurasi jumlahnya.

“Inti dari pengaturan tersebut lebih kepada tidak adanya kerumunan ataupun keramaian karena itu kan maksud dari physical distancing,” ucap dia. (Sugeng Adji Soenarso)
pt rifan financindo

rifan financindo

pt rifan

Rifan Financindo Berjangka

sumber : kompas.com

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG