Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

  • GOLD

Mengapa Laporan Warga Lewat Qlue Turun Signifikan?

306915341 (1)PT RIFAN FINANCIDO BERJANGKA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan ada penurunan laporan pengaduan warga melalui aplikasi Qlue pada 2017. Aplikasi Qlue dibuat untuk memudahkan warga membuat laporan atau aduan mengenai masalah di lingkungan mereka.

“Agak turun laporan melalui Qlue, itu harus diakui,” ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (15/2/2018).

Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik DKI Jakarta Dian Ekowati memberikan data penurunan laporan itu. Data tersebut membandingkan jumlah laporan pada 2016 dan 2017.

Pada 2016, jumlah laporan Qlue tertinggi terjadi pada April yaitu sebanyak 55.665 laporan. Sementara pada April 2017, jumlah laporannya hanya 25.582.

Setelah April 2017, jumlah laporan Qlue tidak pernah menyentuh angka 20.000. Lengkapnya, 17.873 pada Mei, 16.265 pada Juni, 16.760 pada Juli, 18.460 pada Agustus, 18.096 pada September, 16.029 pada Oktober, 12.405 pada November, dan 10.759 pada Desember.

Bandingkan dengan jumlah laporan pada 2016. Ada 48.478 laporan pada Mei, 56.111 pada Juni, 50.725 pada Juli, 55.151 pada Agustus, 45.373 pada September, 50.412 pada Oktober, 36.058 pada November, dan 28.901 pada Desember.

Sandiaga mengatakan Pemprov DKI memiliki banyak kanal aduan. Dia berharap masyarakat bisa memaksimalkan kanal aduan digital seperti Qlue itu.

“Kami harapkan ke depan kerjasama untuk memberikan masukan bukan hanya dari segi pelayanan publik tapi juga misalnya ada dugaan korup, ada dugaan penyelewengan di wilayah maupun SKPD. SKPD itu bisa dilaporkan di sini dan terpantau secara transparan dan terintegrasi,” ujar Sandiaga.

Mengapa turun?

Kepala Diskominfotik DKI Jakarta Dian Ekowati belum bisa menjelaskan penyebab turun laporan di Qlue itu. Hal itu perlu dilakukan analisis terlebih dahulu.

Dian mengatakan layanan aduan warga di tiap kelurahan dan kecamatan bisa jadi memengaruhi penurunan jumlah laporan Qlue. Sebab cukup banyak warga yang memilih mengadu di kelurahan.

“Jadi jumlah laporan di kecamatan itu lumayan (banyak). Sekarang kan sudah ada ya mekanisme laporan di kecamatan,” ujar Dian.

Program layanan aduan warga di kantor pemerintahan itu dimulai sejak pertengahan November 2017. Ketika program ini dimulai, jumlah aduan Qlue memang menurun dari 16.029 pada Oktober menjadi 12.405 pada November. Kemudian menjadi 10.759 pada Desember.

Selain itu, penurunan jumlah laporan bisa jadi karena ada pencabutan Pergub No 903 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi RT dan RW di DKI Jakarta pada akhir 2016 saat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masih menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta. Dalam pergub itu, tiap RT dan RW wajib membuat laporan Qlue setiap hari. Setiap laporan mereka diberi insentif Rp 10.000.

Saat aturan itu masih diberlakukan, memang ada protes oleh pengurus RT/RW.

Sumber: kompas.com

KPK Amankan 5 Anggota DPRD Lampung Tengah, 8 Pegawai Pemkab dan Seorang Pihak Swasta

152631020160222-151608780x390PT RIFAN FINANCIDO BERJANGKA – Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan 14 orang dalam penindakan yang dilakukan di Lampung Tengah dan Jakarta, Rabu (15/2/2018).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, dari 14 orang yang diamankan tersebut, enam di antaranya diamankan di Lampung Tengah.

Mereka terdiri dari tiga orang anggota DPRD Lampung Tengah, dua orang dari pihak Pemkab Lampung Tengah dan seorang pihak swasta.

Sementara di Jakarta, KPK mengamankan delapan orang yang terdiri dari dua anggota DPRD dan enam orang dari pihak Pemkab Lampung Tengah.

“Delapan orang yang diamankan di Jakarta telah dibawa ke kantor KPK di Jakarta dan sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif,” kata Febri di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Adapun enam lainnya yang diamankan di Lampung Tengah dibawa ke kantor kepolisian setempat.

Menurut KPK, mereka yang diamankan di Lampung Tengah kemungkinan akan tiba di Gedung KPK pada Kamis pagi.

OTT di Lampung Tengah diduga berkaitan dengan suap dari eksekutif dalam hal ini pejabat di Pemkab Lampung Tengah kepada legislatif.

Suap itu diduga agar DPRD Pemkab Lampung Tengah menyetujui soal usulan pinjaman.

Pemkab Lampung Tengah mengajukan usulan pinjaman ke perusahaan perseroan di bawah Kementerian Keuangan.

Untuk mengajukan pinjaman tersebut, Pemkab Lampung Tengah butuh persetujuan pihak DPRD.

Dalam OTT, KPK menyita uang sekitar Rp 1 miliar dalam bentuk pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000 di dalam kardus.

Sumber: kompas.com

Benarkah Berenang di Air Dingin Bisa Bantu Redakan Nyeri?

3264397381PT RIFAN FINANCIDO BERJANGKA – Salah satu kegiatan olahraga yang digemari banyak orang adalah berenang. Apalagi berenang setelah seharian berada di bawah terik matahari.

Tapi apa jadinya jika Anda diminta berenang di kolam yang airnya dingin?

Mungkin sebagian besar kita akan buru-buru menolak. Membayangkan rasa dinginnya saja sudah membuat ngilu.

Meski begitu, seorang pria berusia 28 tahun justru bisa sembuh dari sakit sarafnyanya berkat berenang di air dingin.

Studi kasus yang diterbitkan di The BMJ pada Senin (12/2/2018) menceritakan keadaan menyedihkan seorang pria yang sudah 10 minggu sakit kronis setelah menjalani operasi mengurangi kemerahan pada wajah.

Sebelumnya ia melakukan operasi pemotongan saraf di dada yang bertanggung jawab memberikan rona merah di wajah.

Sayangnya, obat tidak bekerja mengurangi efek samping, begitu pula dengan olahraga yang justru memperburuk keadaan dan juga terapi fisik.

Putus asa terhadap hal tersebut, pria yang sebelumnya kerap mengikuti perlombaan triathlon (ajang yang melibatkan tiga olahraga berbeda, biasanya berenang, bersepeda, dan berlari, red) memutuskan untuk berenang di perairan terbuka.

Ia berpendapat hal itu dapat mengalihkan pikirannya dari rasa sakit saraf meski hanya sebentar.

Setelah ia terjun di air sangat dingin dan berenang hanya satu menit, uniknya rasa sakit itu hilang dan tak kembali lagi.

“Untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan, saya benar-benar lupa rasa nyeri di dada. Saat saya keluar dari air, ternyata rasa sakit neuropatik telah hilang. Saya tidak percaya,” kata pria itu kepada periset, dilansir Time, Senin (12/2/2018).

Hal ini pun membuat para dokter kebingungan. Apalagi kasus seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya dan mereka masih ragu untuk mengatakan bahwa air dingin bisa memulihkan kesehatan manusia.

Peneliti berspekulasi bahwa kejutan yang diberikan air dingin bisa mengkatalisis gelombang aktivitas sistem saraf. Hal ini mengubah aktivitas otak manusia dan persepsi rasa sakit.

Kelebihan sensoris saat berenang di air dingin cenderung mengacaukan rasa sakit pada saraf dan membuat pria tersebut untuk dapat bergerak bebas lagi.

Peneliti juga berspekulasi, kebiasaan pria tersebut melakukan olahraga ekstrem membuat terapi yang tidak biasa ini justru membantu.

Penelitian tentang potensi manfaat kesehatan dari berenang di air dingin sangat langka, meski sudah ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa hal ini dapat membantu pemulihan atletik dan pengobatan depresi.

Peneliti mengatakan berenang di air dingin dapat bermanfaat bagi kesehatan mungkin layak diteliti lebih lanjut.

Sumber: kompas.com

Kemenhub Tagih Kemenkominfo soal Dashboard untuk Taksi Online

2670747951PT RIFAN FINANCIDO BERJANGKA – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika segera menyelesaikan pembuatan dashboard berkaitan dengan regulasi taksi online.

Dasar pembuatan dashboard itu didasarkan pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek atau angkutan sewa khusus seperti taksi online.

“Penyediaan dashboard merupakan tupoksi Kominfo, sehingga kami minta bisa diselesaikan agar dapat mengimplementasikan PM 108/2017 secara efisien dan efektif,” kata Direktur Angkutan dan Multimoda Ditjen Perhubungan Darat, Cucu Mulyana, melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com pada Senin (12/2/2018) malam.

Cucu menjelaskan, dashboard  tersebut berfungsi untuk memantau berapa jumlah armada mitra aplikator di lapangan. Nantinya, pihak Dinas Perhubungan di tiap wilayah dapat menggunakan dashboarduntuk mengontrol unit-unit taksi online yang beroperasi, di mana dalam PM 108/2017 diatur tentang batasan armada yang diizinkan dalam satu kawasan.

Selain itu, dashboard juga diperlukan untuk mengatur penerapan tarif batas atas dan batas bawah. Semua data-data itu ditampilkan melalui dashboard.

“Menjadi sebuah keniscayaan juga Kominfo membuat aturan bagi para aplikator karena saat ini banyak hal yang menimbulkan permasalahan operasional akibat ketiadaan regulasi yang mengatur aplikator,” tutur Cucu.

Aturan bagi taksi online sejak awal memang membutuhkan kolaborasi antara Kementerian Perhubungan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Jika Kemenhub mengatur dari sisi transportasinya, Kominfo dari sisi teknologinya.

Sumber: kompas.com

Jokowi Kembali Gandeng JK di Pilpres 2019?

1712086jokowi211780x390PT RIFAN FINANCIDO BERJANGKA – Duet Joko Widodo ( Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) berpeluang untuk kembali bersama di pemilihan presiden (pilpres) 2019.

Hal itu diungkapkan oleh wartawan senior terkemuka, John McBeth, dalam tulisannya di situs Asia Times pekan lalu.

Dalam tulisannya, McBeth menyatakan Presiden Jokowi membuka peluang untuk kembali menggandeng wapres asal Watampone, Sulawesi Selatan tersebut.

“Untuk saat ini, JK adalah pilihan paling aman,” ucap sumber yang merupakan salah satu anggota tim informal kampanye pilpres Jokowi sepert dikutip oleh McBeth.

Sumber tersebut menjelaskan, keputusan untuk kembali memilih JK ditengarai kesulitan yang dihadapi Jokowi untuk memilih cawapres yang dapat membantu mengamankan pemilih tradisional Muslim.

JK dinilai sebagai sosok yang tepat karena dekat dengan umat Muslim. Wapres yang pernah menjabat pada periode 2004-2009 ini merupakan Ketua Dewan Masjid Indonesia, dan juga alumni organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)

Sumber yang dekat dengan JK mengonfirmasi kebenaran tawaran cawapres tersebut. Namun ditambahkan, JK sejauh ini merasa lelah dan ingin pensiun dari dunia politik seperti yang pernah disampaikannya.

Adapun jika tawaran itu diterima JK, kesepakatannya adalah sosok berusia 75 tahun itu hanya akan menjabat separuh periode, atau hingga 2022.

Durasi itu saja bakal menjadikannya sebagai wapres dengan masa jabatan terpanjang dalam sejarah Indonesia.

Sejauh ini dalam tulisannya, McBeth menyebutkan bahwa tim kampanye yang akan dibentuk jelang masa pilpres terus menggodok nama JK, dan sejumlah cawapres potensial lain hingga tenggang pendaftaran capres-cawapres pada Agustus mendatang.

Krusialnya sosok cawapres yang memiliki citra Muslim kuat menggambarkan kekhawatiran bahwa koalisi tradisional yang mengalahkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, berpotensi digerakkan untuk membendung Jokowi di 2019.

Sejumlah survei, misalnya survei SMRC, menunjukkan nama JK tetap di urutan pertama mengalahkan cawapres potensial lain seperti putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono.

Agus, seperti dituliskan oleh McBeth, dapat menjadi kuda hitam sebagai cawapres Jokowi jika suara pemilih muda dinilai lebih krusial dari pemilih tradisional Muslim.

McBeth juga menuliskan, pasang surut hubungan Jokowi-JK sepanjang 3 tahun terakhir menjabat. Awalnya hubungan kedua politisi ini tidaklah begitu mulus, terutama di 18 bulan pertama.

JK dengan tegas mengisyaratkan dia tidak hanya ingin menjadi ban serep Jokowi. Dia ingin memainkan peran sebagai wapres yang konstruktif menjalankan roda pemerintahan.

Hubungan Jokowi-JK akhirnya semakin solid. Dipertegas dengan terpilihnya Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar yang memastikan dukungan Golkar ke Jokowi di pilpres 2019.

Adapun John McBeth merupakan wartawan senior yang menghabiskan kariernya menuliskan mengenai politik Asia Tenggara, terutama Indonesia.

Sosok berkebangsaan Selandia Baru ini pernah menulis untuk harian Singapura Straits Times selama 11 tahun. Saat ini dia aktif menulis di Asia Timesthe Nikkei Asian Review, dan the South China Morning Post.

McBeth juga adalah penulis buku The Loner: President Yudhoyono’s Decade of Trial and Indecision yang berisi uraian komprehensif 10 tahun kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono.

Sumber: kompas.com