Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Outlook Kalender Forex Minggu Ini

Market-Mover-Forex2-700x357

Rifan Financindo Berjangka -?Pasar terbawa perasaan sebelum menjadi lebih baik di dalam suatu minggu yang sangat sibuk ke depan. Akankah the Fed dan BOJ mengambil sikap ?dovish??. Terlepas dari keputusan mengenai tingkat bunga ini, akan ada data GDP dari AS dan Inggris dan juga rilis data kunci lainnya. Ini adalah event-event utama di dalam kalender forex. Berikut ini adalah outlook dari highlights utama minggu ini.

  1. Carney?berbicara: Selasa, 17:45. Gubernura BOE Mark Carney akan berbicara di London mengenai Financial Stability Report. Dia kemungkinan akan menjelaskan keberatannya untuk menaikkan tingkat bunga meskipun Federal Reserve telah bergerak pada bulan Desember 2015.
  2. Consumer Confidence CB AS: Selasa, 22:00. Consumer confidence orang Amerika naik di bulan Desember ditengah membaiknya kondisi pasar tenaga kerja. Indeks bertambah menjadi 96.5 dari bulan sebelumnya 92.6, mengalahkan perkiraan sebesar 93.9. Di bulan Januari consumer confidence diperkirakan akan mencapai 96.6.
  3. Data inflasi Australia: Rabu, 07:30. Inflasi Australia naik 0.5% di kuartal ketiga 2015, lebih rendah dari yang diperkirakan oleh para analis naik 0.7%. Kali ini inflasi Australia di perkirakan akan naik hanya 0.3%. Ini merupakan kunci bagi keputusan RBA pada minggu selanjutnya, dan akan diawasi juga oleh bank sentral lainnnya.
  4. Keputusan tingkat bunga AS: Kamis, 02:00. Federal Reserve menaikkkan tingkat bunga kuncinya dari range 0% ke 0.25% menjadi range 0.25% ke 0.5% di dalam pertemuan bulan Desember. The Fed mencatat bahwa kenaikan tingkat bunga kedepannya akan bertahap untuk menghindari mematikan pemulihan ekonomi. Sekarang diperkirakan tidak akan ada perubahan, juga probabilita kenaikan di bulan Maret kelihatannya tipis.
  5. Keputusan tingkat bunga Selandia Baru: Kamis, 04:45. Bank sentral Selandia Baru memangkas tingkat bunga benchmarknya untuk yang keempatkalinya sejak bulan Juni 2015 pada pertemuan bulan Desember. Gubernur Reserve Bank Graeme Wheeler mencatat bahwa ekonomi sedang melemah karena turunnya harga susu dan meningkatnya pengangguran menyusul kenaikan dari jumlah imigran. Inflasi tetap berada dibawah dari yang ditargetkan sebesar 1%-3%, tetapi Wheeler memperkirakan harga ekspor akan menguat di tahun 2016 yang menaikkan inflasi ke tengah dari range yang ditargetkan.
  6. Data GDP Inggris: Kamis, 16:30. Ekonomi Inggris menurunkan tingkat pertumbuhannya menjadi 0.4% di kuartal ketiga menurut angka terakhir. Para ekonom memperkirakan GDP naik 0.5% di kuartal kedua 2015.
  7. Order Durable Goods AS: Kamis, 20:30. Order untuk barang-barang pabrik yang tahan lama tetap tidak berubah di bulan November. Para ekonom memperkirakan order akan menurun 0.6% di bulan November. Di bulan Desember order ?durable goods? diperkirakan akan menurun 0.7%, sementara order inti diperkirakan tetap datar.
  8. Klaim pengangguran AS: Kamis, 20:30. Jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran pada minggu yang lalu meningkat menjadi 293.000, menunjukkan kemunduran di pasar tenaga kerja ditengah perlambatan ekonomi dan aksi jual saham yang besar. Pada minggu ini angka klaim pengangguran diperkirakan mencapai 281.000.
  9. Keputusan tingkat bunga Jepang: Jumat. Bank of Japan mempertahankan target stimulus moneternya di bulan Desember. Tand-tanda belakangan ini baik dari bank sentral maupun pemerintah berbicara mengenai stimulus tambahan. Jepang pastinya tidak suka yen menguat terhadap dolar AS, yuan dan bahkan euro.
  10. Data GDP Kanadan: Jumat, 20:30. Output ekonomi Kanada tetap tidak berubah di bulan Oktober setelah mengalami kontraksi 0.5% di bulan September. Para ekonom memperkirakan pertumbuhan sebesar 0.2%. Para analis juga memperkirakan pertumbuhan yang datar di kuartal keempat.
  11. Data GDP AS: Jumat, 20:30. Ekonomi AS berkembang dengan kecepatan 2% pertahun menurut angka final untuk kuartal ketiga. Di kuartal keempat para analis memperkirakan GDP mencapai 0.8%.

Itulah event-event utama pada minggu ini. Tetaplah disini untuk pembahasan yang spesifik pada waktunya.

Ferli/VMN/VBN /Senior Analyst Vibiz Research ?Center