Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Outlook Emas dan Perak Minggu Ini

gold-flickr-2-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Tahun 2016 dimulai dengan banyak volatilitas kebanyakan disebabkan oleh aksi jual saham-saham Cina. Keprihatinan yang bertambah mengenai apa yang akan terjadi kedepannya dengan Cina menarik kembali permintaan terhadap emas dan perak. Dan kemudian laporan NFP yang muncul pada hari Jumat menunjukkan kenaikan di dalam pekerjaan sebesar 292.000, yang adalah lebih tinggi dari pada yang diperkirakan. Disamping laporan NFP dan kekacauan Cina yang akan bergema dipasar keuangan pada minggu ini adalah penjualan eceran, produksi industri, PPI, sentimen konsumen, dan JOLTS.

Laporan NFP lebih baik daripada yang diperkirakan di dalam pertumbuhan pekerjaan, tetapi apabila berbicara mengenai upah, hal ini menjadi rumit. Pertumbuhan upah sekitar 2,5% masih sejalan dengan level tiga bulan yang lalu. Tetapi dengan basis bulan demi bulan, upah tidak naik samasekali. Hal ini tidak berarti upah tidak akan naik lagi pada bulan-bulan yang akan datang, tetapi hal ini menimbulkan pertanyaan apakah kita akan melihat pertumbuhan di dalam upah pada masa yang akan datang.

Minggu ini laporan NFP akan terus bergema di pasar dan bisa membawa turun harga emas dan perak, sebagaimana yang terjadi pada hari Jumat minggu lalu. Disamping NFP, fokus kemungkinan tetap berada pada Cina dan apa yang akan terjadi pada negara dengan ekonomi terbesar kedua dunia ini.

Kecemasan dipasar dan ketidakdamaian di Timur Tengah atas pertengkaran Saudi Arabia dan Iran adalah juga perkembangan-perkembangan yang bisa mendorong naiknya permintaan atas emas dan perak, yang merupakan komoditas yang dicari pasar ditengah kondisi ketidak damaian.

Di AS, laporan utama yang akan muncul adalah penjualan eceran, sentimen konsumen, JOLTS, PPI dan produksi industri. Dua pertama berhubungan dengan belanja konsumen, yang ketiga berhubungan dengan pasar tenaga kerja, yang keempat adalah proxy terhadap inflasi dan yang terakhir memperkirakan produksi. Jika semua laporan ini menunjukkan bahwa AS terus membaik dan angka-angka utama termasuk penjualan eceran dan JOLTS mencapai atau mengatasi ekspektasi pasar, maka hal ini akan bisa mendukung kenaikan dolar AS dan menarik kebawah harga emas dan perak.

Pada akhirnya, emas dan perak ? seperti komoditas lainnya ? sedang menghadapi minggu yang penuh badai, yang kemungkinan tidak akan berlalu dalam jangka pendek. Minggu ini pasar kemungkinan akan terus menggali laporan NFP bersamaan dengan spekulasi apa yang akan terjadi selanjutnya dengan Cina. Jika keprihatinan terhadap Cina terus meningkat, maka akan membantu menaikkan harga metal berharga. Tetapi jika fokus kembali ke AS dan dengan mengasumsikan laporan-laporan ? kebanyakan JOLTS dan penjualan eceran ? tidak mengecewakan, maka emas dan perak akan kembali turun dengan naiknya dolar AS.