Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Optimalkan Gas Bumi dalam Transisi Energi Butuh Komitmen Bersama

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG – Butuh kesepahaman bersama yang menegaskan jika gas bumi adalah pilihan yang tepat dalam masa transisi energi di Indonesia. Hal ini agar pemanfaatan gas bumi bisa dioptimalkan dengan baik.

Direktur Perencanaan Strategis Pengembangan Bisnis PHE, John H Simamora, mengibaratkan nasib gas bumi akan seperti minyak bumi jika tanpa adanya kesepahaman bersama. Di mana Indoenesia dulu dari eksportir minyak bumi dan kini menjadi importir minyak.

Kesepahaman itu diharapkan kemudian diturunkan dalam kebijakan yang mendorong optimasi gas bumi sehingga antara pasokan dan permintaan bisa berjalan beriringan.

Menurut dia, banyak potensi gas yang dimiliki Pertamina di berbagai wilayah, terutama di wilayah Indonesia Timur, tetapi belum bisa dimonetisasi karena belum ada pembeli, infrastruktur juga masih belum tersedia.

“Gas ini sudah saatnya. Tetapi harus nyata dan jelas. Kita sudah banyak bicara soal ini, tetapi faktanya, tidak banyak berubah,” ujar dia dalam diskusi online bertajuk Optimalisasi penggunaan Gas Bumi Menuju Transisi Energi, di jakarta, Selasa, (24/8/2021).

Momentum komitmen global terhadap perubahan iklim dan komitmen mereduksi emisi dengan penggunaan sumber energi yang lebih ramah lingkungan, harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga potensi-potensi gas bumi yang dimiliki bisa dioptimasi.

Sekretaris Dewan Energi Nasional (DEN), Djoko Siswanto, mengungkapkan kebijakan penggunaan gas untuk industri nasional, merupakan komitmen Indonesia terhadap kebijakan global. Di mana diharapkan temperatur global tidak lebih dari 2 derajat celcius.

BacaJuga :

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu

RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan

PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor

RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi

RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB

PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan

RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras

PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya

PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun

PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop

PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningka

Di tingkat Nasional, pemerintah juga berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca, melalui efisiensi energi, konservasi energi dan juga penerapan teknologi energi bersih.

“Selain itu, lahirnya paradigma baru, dimana energi sebagai modal pembangunan nasional. Migas diharpkan bisa mengerek perekonomi nasional, multiplier effect dan penerimaan tenaga kerja,” jelas Djoko.

Dari sisi potensi, cadangan gas Indonesia masih cukup untuk memenuhi kebutuhan energi nasional sampai 2030.

Sementara itu, masih banyak potensi gas bumi lain yang belum dieksploitasi. Jika beberapa proyek semisal IDD ataupun Masela bisa segera dikerjakan, tentu akan menambah cadangan gas terbukti.

Pemerintah, dikatakan menyiapkan berbagai kebijakan sehingga potensi gas yang dimiliki bisa dioptimalkan, terutama untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Direktur Operasi Operasi Risco Energy Aditya Pratama, mengatakan, potensi gas yang dimiliki Indonesia harus dijembatani sehingga pemanfaatan gas secara optimal bisa dimanfaatkan.

“(Indonesia) negara kepualauan, tentunya butuh LNG skala kecil. Sehingga pengembangan infrastruktur LNG sangat dibutuhkan. Small scale LNG itu, cost effective,” demikian jelas Aditya.

Sumber : Liputan6

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG