Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

OJK: Jumlah Lembaga Keuangan Terus Berkurang, Tanda Semakin Sehat

2259780

Rifan Financindo Berjangka – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memandang, jumlah Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang ada di Indonesia masih terlalu banyak. Kondisi tersebut dinilai menjadikan struktur lembaga keuangan di Indonesia rapuh. Apalagi ketika dihadapkan pada persaingan yang semakin terbuka antar negara ASEAN.

Dalam Masterplan OJK 2015-2019, Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman Hadad mengungkapkan, salah satu yang menjadi fokus penguatan lembaga keuangan adalah konsolidasi antar institusi keuangan, baik di sektor perbankan maupun Industri Keuangan Non Bank (IKNB).

?Jumlah LJK yang beroperasi di Indonesia terlihat mengalami konsolidasi, baik di sektor perbankan maupun IKNB,? kata Muliaman dalam Buku Panduan OJK yang dikutip detikFinance, Selasa (19/1/2016).

Sebagai contoh, lanjutnya, jumlah bank bank umum menurun dari 133 bank pada akhir tahun 2004, menjadi 119 bank pada akhir tahun 2014. Demikian juga dengan perusahaan perasuransian yang mengalami penurunan dari 167 perusahaan jadi hanya 141.

Perusahaan pembiayaan juga turun, dari sebelumnya sebanyak 237 perusahaan, berubah menjadi 201 perusahaan pembiayaan. LJK yang mengalami penurunan pailing drastis adalah Bank Perkreditan Rakyat (BPR), yang sebelumnya berjumlah 2.158 menjadi 1.643 pada periode waktu yang sama.

?Proses konsolidasi ini turut memperbaiki struktur kelembagaan SJK nasional. Karena pada periode yang sama nilai aset dan fungsi intermediasi SJK terus menunjukan peningkatan,? ujar Muliaman.

Bahkan, kata Muliaman, meski secara jumlah menyusut, fungsi intermediasi keuangan dari LJK terus mengalami peningkatan di tengah krisis global dan perlambatan ekonomi nasional.

(dnl/dnl)