Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Negara Bangkrut dan Uang Menipis, Ini Kondisi Kehidupan di Yunani

Rifan Financindo Berjangka -Lalu lintas di Athena tidak seperti biasanya, lengang. Hidup dengan pembatasan pengambilan uang di bank, memaksa masyarakat hidup hemat dengan pengeluaran sekecil-kecilnya. Semua kebutuhan yang tidak perlu dipangkas.

“Bisa terlihat. Masyarakat tidak mengemudi kendaraan lagi. Tidak ada kemacetan,” kata seorang sopir taksi, Kostas Gevetos, dilansir dari CNN, Kamis (9/7/2015). Bisnis Gevetos berjalan lambat dalam beberapa bulan terakhir, karena masyarakat lebih memilih transportasi umum yang murah.

Perbankan di Yunani tutup lebih dari seminggu, sebagai cara pemerintah menjaga sektor keuangan tetap hidup. Dana puluhan miliar euro ditarik dari Yunani dari rekening bank dalam beberapa bulan terakhir, ada risiko ekonomi negara ini kolaps.

Kekhawatiran terbesar Gevetos adalah bensin “Semua pasokan bensin di Yunani impor, dan dengan ditutupnya perbankan, bagaimana kami bisa mendapatkan bensin? Pemerintah mengatakan pasokan cukup untuk sebulan. Namun saya tidak bisa mempercayainya,” ujar Gevetos.

Naik taksi, tidak pernah terlintas lagi di kepala seorang pensiunan bernama Eva Ferentinos. Dia tidak pernah menghitung uangnya dengan sangat hati-hati seperti sekarang. Saat dia berbelanja pada Senin sore, dia hanya membeli selada, 2 wortel, 2 pisang, dan daun seledri, tidak bisa lebih dari itu.

Ferentinos mendapatkan uang pensiun 832 euro per bulan, atau sekitar Rp 10,8 juta per bulan. Dan dia hanya bisa menarik 50 euro per hari dari ATM karena dibatasi. “Saya berusaha tidak menggunakannya, karena saya membutuhkan uang untuk sewa tempat tinggal dan listrik,” katanya.

Penghematan yang dilakukan masyarakat ini menjadi masalah bagi para pengusaha, karena jumlah pembelinya terus berkurang. Sotiris Flamouris, seorang pemilik toko roti mengatakan usahanya turun 30% dalam sepekan setelah pemerintah membatasi penarikan dana dari bank.

Pemilik toko rokok, Vaso Giannakopoulou juga sama. Jumlah pembeli turun 1/3 sejak bank tutup sepekan terakhir.

Ekonomi Yunani turun 25% dalam 5 tahun terakhir, menurut data International Monetary Fund (IMF). Sehari, ada 60 perusahaan yang tutup. Pengambilan dana di ATM dibatasi 60 euro per hari. Namun pasokan uang kertas 20 euro habis. Sehingga masyarakat hanya bisa mengambil 50 euro per hari.

(dnl/ang)