Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Muncul Gelembung Akibat Lecet di Kaki, Perlukah Dipecahkan?

86c9c2ff-493d-4dc7-b90d-667ed3ea71e2_169Rifan Financindo Berjangka –?Banyak orang sering mendapatkan kakinya lecet akibat penggunaan sepatu baru atau jika berjalan jauh dan berlari. Lantas, jika kondisi kaki lecet sampai bergelembung, haruskah dipecahkan?

Lecet berair adalah kondisi kaki lecet di mana terdapat gelembung cairan di dalam lapisan kulit terluar dan biasanya disebabkan oleh gesekan dari sepatu dan kaus kaki terhadap kulit. Kebanyakan lecet ini tidak memerlukan perhatian khusus dan akan hilang dalam beberapa hari.

“Jika muncul lecet bergelembung, saran terbaik dari saya adalah merendam kaki Anda dan tidak memecahkan gelembungnya. Memecahkan bisa menyebabkan infeksi,” ucap Dr Suzanne Levine, ahli penyakit kaki dari New York City.

Lebih lanjut, Levine mengatakan, kaki dapat direndam di dalam larutan garam lalu keringkan dengan handuk lembut. Namun, jika gelembung pecah sendiri, daerah bekas gelembung harus dibersihkan dengan sabun dan air. Setelah dikeringkan dengan lembut, diberi antibiotik tapi dengan anjuran dokter.

Walaupun begitu, Levine mengatakan boleh-boleh saja memecahkan gelembung jika gelembung berada di tempat yang membuat Anda sulit bergerak. Atau, jika gelembung benar-benar terasa amat sakit. Levine juga memberikan cara untuk memecahkan gelembung dengan aman, sesperti dikutip dari Fox News berikut ini.

1. Bersihkan kulit
Bersihkan kulit di bagian sekitar munculnya gelembung dengan sabun yang lembut dan air. Setelah itu, bilas dengan air dingin dan keringkan dengan handuk.

2. Usapkan alkohol
Usapkan sedikit alkohol pada kulit yang bergelembung dan daerah di sekitarnya lalu biarkan mengering. Ini metode ampuh untuk membunuh kuman.

3. Panaskan jarum steril
Ambil jarum steril. Jika tidak punya, pakai jarum jahit yang sudah disterilkan dengan sabun dan air. Lalu panaskan sebentar ujung jarum dengan api. Hati-hati, jangan terlalu panas.

4. Tusuk gelembung
Tusukkan jarum pada permukaan kulit gelembung. Jangan tusuk terlalu dalam. Tekan dan keringkan cairan yang keluar.

5. Bersihkan dengan kapas
Setelah semua cairan keluar, bersihkan kulit dengan kapas. Oleskan antibiotik topikal seperti neosporin atau bacitracin. Terakhir, tutup dengan plester.