Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Mobil CBU Belum Tentu Lebih Baik

918be963-1388-4814-9558-d5ca518bfd68_43Rifan Financindo Berjangka -?Mobil-mobil CBU (Completely Built Up) atau mobil impor memang keren, tapi hati-hati belum tentu bahan bakarnya cocok dengan
Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronik, I Gusti Putu Suryawirawan di sela-sela peresmian perakitan lokal SUV Mercy GLC di Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/5/2016) kemarin.

“Tadi saya mengatakan hati-hati dengan sifat orang Indonesia yang suka beli langsung dari negara asalnya, belum tentu itu lebih baik. Karena mobil itu tidak hanya dirancang untuk Indonesia,” ujar Putu.

Hal ini terkait standar emisi mobil CBU yang biasanya lebih tinggi dari standar emisi mobil yang diproduksi atau dirakit di Indonesia. Dari pengamatan detikOto, ada mobil CBU yang dalam waktu 2-3 tahun mengalami kerusakan karena bahan bakarnya kurang sesuai.

Putu juga menjelaskan bahwa belum ada kepastian untuk meningkatkan standar emisi di Indonesia ke tingkat Euro4. Menurutnya yang sekarang mesti dilakukan adalah mulai kapan menggunakan bahan bakar yang ramah lingkungan, karena fasilitas prduksi harus disesuaikan.

“Nah sekarang kita menunggu waktu itu, bersama Kementerian ESDM,dan juga Pertamina. Kita akan menetapkan kapan akan mulai dan ramah lingkungan yang mana yang akan diikuti, Euro4 atau langsung Euro6, kajiannya sedang dibuat,” ujar Putu.