Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

MINYAK WTI TURUN DI SESI PENUTUPAN AS MENEJELANG DATA EKONOMI TIONGKOK

Pada perdagangan komoditas di hari Selasa(03/06) minyak berjangka AS telah jatuh? di sesi penutupan AS, ketika pelaku pasar akan melakukan aksi jual menjelang data Ekonomi Tiongkok.

Selama berlangsungnya perdagangan di Nymex, minyak WTI untuk pengiriman Juli telah diperdagangkan 0.52% lebih rendah di level $102.18 per barel.

Kontrak untuk bulan Juli telah berakhir 0.84% lebih rendah di level $102.71.

Minyak berjangka Nymex, mempunyai level support di level $101.27 per barel, dan level resistant di level $104.50 per barel.

Semalam, ISM atau?Institute for Supply Management?menyatakan bahwa PMI manufaktur di AS telah turun yang disesuaikan secara musiman menjadi 53.2 di bulan Mei, dari 54.9 di bulan April. Survei ekonom telah memperkirakan bahwa ISM PMI manufaktur AS akan menjadi 55.7 di bulan Mei.

Sementara itu di wilayah Tiongkok, China Federation of Logistic & Purchasing atau CFLP akan merilis data PMI non manufaktur pada pukul 08.00 waktu Jakarta, dengan harapan untuk naik menjadi 50.8 di bulan Mei.

AS dan Tiongkok adalah dua konsumen energi terbesar di dunia dan nomor manufaktur digunakan sebagai indikator untuk pertumbuhan permintaan di masa mendatang.

Pada perdagangan komoditas lainnya di ICE Futures, minyak Brent untuk pengiriman Juli diperdagangkan turun 0.62% di level $108.74 per barel, dengan meluasnya kontrak minyak AS dan Brent sebesar $6.56 per barel.