Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Minyak WTI Ditutup Melempem Akibat Potensi Lonjakan Pasokan

2215017

Rifan Financindo Berjangka – Pada akhir perdagangan Kamis dini hari harga minyak mentah WTI harus menyerah kalah setelah pada sesi perdagangan sebelumnya melonjak kencang (10/9). Harga minyak mentah WTI anjlok akibat potensi melimpahnya pasokan di masa depan. Kondisi ini membuat sentimen positif akibat potensi stimulus dari pemerintah Tiongkok tidak terlalu berpengaruh.

Bursa saham Amerika Serikat mengalami pergerakan yang sideways setelah mengalami pembukaan menguat yang mantap. Bursa saham Eropa mengalami peningkatan setelah bursa Jepang ditutup dengan membukukan kenaikan sebesar 8 persen. Prospek stimulus ekonomi dari Tiongkok telah membuat para pelaku pasar bersemangat.

Akan tetapi harga minyak mentah bergerak dalam moda turun di tengah kekhawatiran mengenai membengkaknya pasokan. Tingginya produksi minyak mentah global dan kemungkinan bahwa Iran akan mulai melakukan ekspor dalam waktu dekat telah membuat prospek stimulus Tiongkok tidak terlalu berarti.

Pada akhir perdagangannya harga minyak mentah WTI untuk kontrak Oktober terpantau ditutup pada posisi 44,15 dollar per barel. Harga komoditas tersebut membukukan penurunan tajam sebesar 3,9 persen. Pagi ini harga minyak mentah terpantau nyaris stagnan dan berada di posisi 44,19 dollar per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent juga tampak mengalami penurunan di akhir perdagangannya. Harga komoditas ini mengalami pelemahan sebesar 1,80 dollar dan ditutup pada posisi 47,70 dollar per barel. Kemarin harga mengalami peningkatan tajam sebesar 4 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia berpotensi untuk mengalami penurunan lagi. Sentimen negatif masih cukup kuat terjadi di pasar minyak mentah berjangka ini.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami resistance di level 46,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 48,00 dollar. Jika terjadi pergerakan yang justru berbalik melemah harga akan menemui support pada posisi 42,00 dollar dan 40,00 dollar.