Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Minyak Stop Kenaikan, Emas Gain | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifanfinancindo – Semarang,?Emas menguat untuk hari kedua berturut-turut di tengah spekulasi bahwa bank sentral AS akan lambat untuk menaikkan suku bunga, dengan investor yang sedang menghitung mundur untuk rilis risalah The Fed dari pertemuan Juli terkait penurunan dolar.

Bullion untuk pengiriman cepat naik sebanyak 0,6 persen menjadi $ 1,347.16 per ons dan diperdagangkan di $ 1,346.72 pada 11:47 siang di Singapura, menurut Bloomberg generic pricing. Logam ini 27 persen lebih tinggi pada tahun ini.

Emas tetap didukung bahkan disaat ekuitas global menguat, dengan indeks dolar berada di dekat terendahnya pada 24 Juni lalu terkait probabilitas untuk menaikkan biaya pinjaman tahun ini oleh The Fed masih di bawah 50 persen. Pedagang mencari petunjuk lebih lanjut pada risalah The Fed? di pertemuan kebijakan terakhir, tanggal 17 Agustus besok, dan dari Ketua The Fed Janet Yellen, yang dijadwalkan untuk berbicara minggu depan pada pertemuan pembuat kebijakan global di Jackson Hole, Wyoming. Pejabat The Fed lainnya akan berbicara minggu ini termasuk Dennis Lockhart, James Bullard dan John Williams.

Minyak berhenti dibawah $ 46 per barel setelah gain tiga hari terbesarnya sejak April.

Minyak berjangka turun sebanyak 0,7 persen di New York setelah naik 9,7 persen pada tiga sesi sebelumnya pasca komentar dari Menteri Energi Arab Saudi bahwa mereka siap untuk membahas stabilisasi pasar. Menteri Perminyakan Nigeria Emmanuel Kachikwu mengisyaratkan penurunan produksi dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak tidak mungkin, menurut sebuah postingan di Twitter. Stok minyak mentah AS kemungkinan naik untuk minggu keempat, survei Bloomberg menunjukkan sebelum data pemerintah, Rabu ini.

West Texas Intermediate untuk pengiriman September turun sebanyak 32 sen ke $ 45,42 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di $ 45,51 pada 12:18 siang di Hong Kong. Kontrak naik US $ 1,25 ke $ 45,74 pada hari Senin, catatkan keuntungan tiga hari terbesarnya sejak 12 April. Jumlah volume perdagangan sekitar 32 persen di bawah rata-rata 100-harinya.

Brent untuk pengiriman Oktober turun sebanyak 37 sen, atau 0,8 persen, ke $ 47,98 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Harga menguat 2,9 persen menjadi ditutup di $ 48,35 pada hari Senin, penutupan tertinggi sejak 12 Juli. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada $ 1,93 premium WTI untuk pengiriman Oktober.