Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Minyak Pangkas Penurunan

rifan financindo berjangka

Rifan Financindo Berjangka – Semarang,?Minyak catatkan penurunan dua hari terbesar sejak Februari terkait minyak berjangka tetap stabil pasca Inggris pekan lalu yang memutuskan untuk meninggalkan Uni Eropa.

Minyak berjangka jatuh 2,8 persen di New York, memperpanjang penurunan sebesar 4,9 persen Jumat, penurunan terbesar dalam empat bulan. Gejolak di pasar keuangan berlanjut dimana pound memperpanjang rekor aksi jualnya sementara permintaan untuk aset haven mendorong naik emas dan dolar. Minyak mentah mungkin akan jatuh jika gejolak pemungutan suara Inggris terjadi terkait peningkatan produksi, kata Menteri Energi Rusia Alexander Novak.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus turun $ 1,31 untuk berakhir di $ 46,33 per barel di New York Mercantile Exchange. Ini adalah penutupan terendah sejak 16 Juni dan mencatatkan penurunan dua hari sebesar 7,5 persen. Total volume yang diperdagangkan adalah 20 persen di bawah rata-rata 100-nya pada 02:51 siang.

Brent untuk pengiriman Agustus turun $ 1.25, atau 2,6 persen, ke $ 47,16 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Kontrak ditutup pada level terendahnya sejak 10 Mei. Minyak mentah acuan global mengakhiri sesi dengan premi sebesar 83 sen untuk WTI.

Minyak memangkas kerugian terbesar dua hari sejak Februari jelang rilis data pemerintah AS yang diperkirakan akan menunjukkan stok minyak mentah turun untuk minggu keenam.

Minyak berjangka naik sebanyak 1 persen di New York setelah merosot 7,5 persen selama dua sesi sebelumnya karena warga Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa yang memicu volatilitas di pasar global. Persediaan minyak AS mungkin turun 2,5 juta barel pekan lalu, menurut survei Bloomberg sebelum laporan dari Energy Information Administration Rabu besok.

Minyak telah naik lebih dari 75 persen dari level terendah dalam 12 tahun pada bulan Februari lalu karena gangguan pasokan global dan penurunan produksi di AS yang menurunkan surplus di seluruh dunia. Nigeria memulai gencatan senjata dengan pemberontak yang menyerang infrastruktur minyak mentah memangkas produksi minyak negara tersebut, menurut Emmanuel Ibe Kachikwu, menteri sumber daya minyak bumi Nigeria.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus naik sebanyak 47 sen menjadi $ 46,80 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di $ 46,66 pada pukul 08:54 pagi waktu Hong Kong. Kontrak WTI pada hari Senin turun $ 1,31 $ 46,33. Total volume perdagangan sekitar 64 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Minyak Brent untuk pengiriman Agustus naik sebanyak 48 sen, atau 1 persen, ke $ 47,64 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak tersebut telah turun $ 1,25 menjadi $ 47,16 pada hari Senin. Minyak mentah acuan global lebih besar 92 sen dari WTI.

Demikian kutipan Rifan Financindo Berjangka dari Bloomberg.