Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Minyak Metah Berjangka Naik Di Awal Hari Senin

oilo

Minyak mentah berjangka diperdagangkan naik di Asia di hari Senin pagi menunggu isyarat pada krisis Ukraina dan perkiraan dari The Fed di akhir pekan ini.

Pada perdagangan di New York Mercantile Exchange, minyak mentah AS untuk pengiriman Juli diperdagangkan naik 0,01% di level $101,60 per barel, setelah menetap di level $101,58 per barel pada penutupan perdagangan pekan lalu.

Minyak mentah Nymex di New York diperdagangkan lebih tinggi pada hari Jumat, di tengah indikasi bahwa ekonomi AS mengibas pada efek perlambatan yang berkaitan dengan cuaca selama musim dingin.

Minyak mentah AS terus mendapatkan dukungan setelah dirilisnya beberapa data ekonomi AS, dengan dengan menurut data yang telah di kumpulkan oleh Universitas Michigan, sentiment konsumen AS telah turun pada penyesuaian musiman sebesar 81.8, dari 84.1 di bulan Maret. Analis telah memperkirakan sentiment konsumen AS untuk untuk naik menjadi 84.7 di bulan April.

Biro Sensus AS menunjukan bahwa pembangunan rumah baru di AS telah naik menjadi 1.072M, dari 0.947M di bulan Maret. Analis telah memperkirakan izin pembangunan rumah baru di AS untuk naik menjadi 0.980M.

Menurut data yang dikumpulkan oleh Biro Sensus AS, izin bangunan AS mengalami peningkatan menjadi 1.08M, dari 1.00M di bulan Maret. Analis telah memperkirakan Izin pembangunan di AS untuk naik menjadi 1.010M.

Pada perdagangan kontrak minyak Juli Brent naik 1,69% atau $1,86 per barel pada pekan ini, di tengah kekhawatiran atas gangguan pasokan dari Libya. Kontrak antara minyak Brent dan minyak mentah WTI berada di level $8,17 per barel pada penutupan perdagangan Jumat, dibandingkan dengan $ 7,90 pada minggu sebelumnya.