Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

MINYAK-MENTAH-TURUN-PASCA-AS-LUNCURKAN-SERANGAN-UDARA-DI-IRAK

Harga minyak mentah berjangka menguat pekan lalu, pasca AS meluncurkan serangan udara terhadap gerilyawan jihad di Irak dan data minyak impor Tiongkok di bulan Juli bangkit menguat satu bulan lebih awal.

Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah berjangka untuk pengiriman bulan September diperdagangkan yang sahamnya 98,04 barel awal Jumat waktu London, sampai di posisi $0.70 dalam sesi Globex elektronik.
Minyak mentah Brent untuk pengirman September di London ICE Futures exchange naik $0.96 $106.40 barel.

AS memiliki wewenang target serangan udara di Irak dengan bantuan kemanusiaan darurat di negara Utara. Presiden Barack Obama mengatakan AS akan bertindak untuk melindungi Amerika personil dan mencegah bencana kemanusiaan.

Peristiwa geopolitk kembali dalam fokus para investor, Tiongkok dan India merupakan negara terbesar di dunia untuk pembialn minyak mentah di Irak. Dari Januari hingga April tahun ini, lebih dari setengah dari ekspor minyak Irak dibeli oleh negara-negara Asia, untuk ekspor minyak Irak saham AS sekitar 13%.