Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

MINYAK MENTAH BERJANGKAN NAIK PASCA LAPORAN INDUSTRI MINYAK AS

uang emas

Minyak mentah berjangka naik di awal perdagangan hari Rabu pasca dirilisnya data industri stok minyak AS yang menunjukkan penurunan tajam.

American Petroleum Institute merilis sebuah data stok pasokan minyak AS yang menunjukkan penurunan 5,7 juta barel dalam stok minyak mentah. Kelompok ini juga mengatakan stok bensin turun hanya 48.000 barel dan persediaan sulingan naik 531.000 barel.

Departemen Energi AS menyatakan bahwa stok minyak mentah turun 650.000 barrles dalam pasokan minyak mentah penurunan sesuai dengan yang diharapkan.

Pada perdagangan di New York Mercantile Exchange, minyak mentah WTI untuk pengiriman di bulan Agustus diperdagangkan naik 0,15% di level $106,03 per barel, setelah mencapai level terendah semalam dari $105,47 per barel dan tertinggi $106,67 per barel.

Minyak Brent di bursa ICE futures diperdagangkan naik 0,5% di level $113,45 per barel pada hari Selasa, level tertinggi sejak 9 September.

Krisis di Irak saat ini menjadi headline pada perdagangan minyak mentah, dimana pasar tidak berani melakukan pergerakan secara bebas dan tentara Iral berhasil mempertahankan wilayah di sekitar Baghdad.

Menguatnya minyak mentah berjangka didukung oleh beberapa data ekonomi AS yang kemarin dirilis, dengan Sebuah data resmi yang dirilis pada hari Selasa(17/06) menunjukan bahwa inflasi harga konsumen AS untuk bulan telah mengalami peningkatan di bulan Mei.

Menurut data yang telah dikumpulkan oleh?Biro Statistik Tenaga Kerja AS, inflasi harga konsumen AS telah naik menjadi 0.4% yang sudah di sesuaikan secara musiman, dari 0.3% di bulan sebelumnya. Analis telah memperkirakan inflasi harga inti AS untuk turun menjadi 0.2%.

Sementara itu, inflasi harga inti konsumen AS, untuk bulan Mei telah naik 0.3%, dari 0.2% pada bulan Sebelumnya. Analis perkirakan untuk stabil di 0.2%.

Departemen Perdagangan hari ini mengatakan bahwa secara keseluruhan pembangunan rumah AS turun sebesar 6.5% di bulan Mei, yang disesuaikan secara musiman menjadi 1 juta unit, yang didominasi oleh penurunan pembangunan pada rumah keluarga tunggal.

Survei ekonom oleh Dow Jones Newswires telah memperkirakan bahwa secara keseluruhan pembangunan rumah akan naik menjadi 1.07 juta unit.

Sementara itu, ijin bangunan baru di AS telah turun sebesar 6.4% yang disesuaikan secara musiman menjadi 991,000 di bulan Mei.