Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Minyak Mentah Berjangka Ditutup Turun Dalam Empat Sesi

crude-palm-oil2-700x357

Minyak mentah berjangka ditutup turun untuk hari Kamis dalam empat sesi perdagangan, setelah gagal mendapat dukungan dari ekuitas AS dan Badan Energi International hanya sedikit menaikan permintaan minyak global dalam tahun ini.

Minyak mentah untuk pengiriman Juni turun 87 sen atau 0,9% untuk menetap di level $101,50 per barel di New York Mercantile Exchange. Harga minyak mentah pada hari Rabu telah naik 0,7% di level $102,37 penutupan tertinggi untuk kontrak teraktif sejak 21 April.

Data ekonomi AS sebagian besar optimis tapi tidak cukup untuk memberikan dorongan untuk harga minyak, meskipun asumsi bahwa beberapa data yang kuat mengisyaratkan permintaan energi lebih kuat.

Turunnya harga minyak setelah beberapa data ekonomi AS gagal memberikan dorongan terhadap minyak mentah berjangka, dengan sebuah data resmi yang dirilis pada hari Kamis(15/05) menunjukan bahwa inflasi harga konsumen AS mengalami peningkatan di bulan April. Menurut data yang telah dikumpulkan oleh?Biro Statistik Tenaga Kerja, inflasi harga konsumen AS mengalami peningkatan sebesar 0.3%, dari 0.2% di bulan Maret. Analis telah memperkirakan inflasi harga konsumen untuk naik menjadi 0.3%. Inflasi harga konsumen inti untuk bulan April telah naik menjadi 0.2%, analis perkirakan inflasi harga konsumen inti untuk naik 0.1%.

Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan bahwa warga Amerika yang mengajukan klaim pengangguran di wilayah AS telah mengalami penurunan sebesar 24.000 menjadi 297.000 pada pekan yang berakhir 10 Mei. Survei ekonom telah memperkirakan bahwa klaim pengangguran AS akan mengalami kenaikan menajdi 321.000. Sedangkan untuk rata-rata pergerakkan dalam 4 minggu, jumlah klaim pengangguran telah menurun sebesar 2.000 menjadi 323.250.

Lembaga yang berbasis di Paris menaikkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global sebesar sederhana 35.000 barel per hari menjadi sekitar 1,3 juta barel per hari untuk 2014, dibandingkan dengan perkiraan bulan sebelumnya.

Namun, pasar sekarang terlihat lebih ketat dibandingkan dari bulan sebelumnya, minyak mentah untuk paruh kedua dalam tahun ini naik 140.000 barel per hari menjadi 30,7 juta barel per hari. Menurut data pemerintah AS yang dirilis Rabu menunjukkan bahwa cadangan minyak mentah naik 900.000 barel untuk pekan yang berakhir 9 Mei. Analis yang disurvei oleh Platts memperkirakan penurunan 1,5 juta barel.

Di bursa ICE Futures, Minyak Brent untuk pengiriman di bulan Juni naik 25 sen atau 0,2% untuk menetap di level $110,44 per barel. Sedangkan kontrak untuk minyak Brent di bulan Juli turun 22 sen di level $109,09 per barel. Minyak Nymex untuk pengiriman di bulan Juni turun sekitar setengah sen $2,96 per galon, sementara minyak pemanas untuk pengiriman di bulan Juni turun lebih dari 1 sen di level $2,95 per galon