Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Minyak Menghentikan Penurunan

rifan financindo berjangka

Rifan Financindo Berjangka – Semarang,?Harga minyak turun pada Selasa ini karena kekhawatiran tentang perlambatan potensial atas permintaan energi terkait dengan langkah Inggris untuk keluar dari Uni Eropa dan petunjuk dari potensi kenaikan produksi AS menarik turun harga ke level terendahnya dalam waktu sekitar seminggu.

Minyak mentah WTI Agustus jatuh $ 2,39, atau 4,9%, untuk berakhir di $ 46,60 per barel di New York Mercantile Exchange. Itu merupakan penutupan terendahnya sejak 27 Juni.

Minyak menghentikan penurunan setelah jatuh ke level terendah satu minggu sebelum rilis data pemerintah AS yang diperkirakan akan menunjukkan cadangan minyak AS turun untuk minggu ketujuh.

Minyak berjangka naik 0,3 persen setelah jatuh 4,9 persen pada hari Selasa. Cadangan minyak AS mungkin tergelincir 2,5 juta barel pada pekan lalu, menurut survei Bloomberg sebelum data dari Energy Information Administration yang dirilis hari Kamis. Laporan itu tertunda satu hari karena libur pada hari Senin di AS.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus naik 15 sen menjadi $ 46,75 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 10:58 pagi waktu pagi Sydney. Harga WTI turun $ 2,39 untuk menetap di $ 46,60 pada hari Selasa. Total volume perdagangan sekitar 53 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Minyak Brent untuk pengiriman September berada di $ 48,14 per barel, naik 18 sen, di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak mentah acuan global diperdagangkan lebih besar 68 sen dari WTI untuk bulan yang sama.

investor kembali cemas akan keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) dapat menyebabkan pelambatan ekonomi. Melimpahnya pasokan minyak global juga kembali menjadi perhatian.

Serangan militan di industri minyak Nigeria bahkan tidak sanggup mendongkrak harga minyak. Pada hari Selasa kelompok militan menyerang instalasi minyak yang meledakan dua pipa minyak.

Brexit telah memukul pasar perumahan dan membuat kurs poundsterling turun ke level terendah 31 tahun. Serangkain data dari China dalam beberapa pekan ke depan diperkirakan akan menunjukkan pelambatan perdagangan dan investasi.

Para trader juga mengatakan minyak terpukul laporkan Genscape yang menunjukkan bertambahnya stok minyak di Cushing sebesar 230.025 barel dalam sepekan yang berakhir 1 Juli.

Pada perdagangan Selasa minyak berakhir melemah 3,9% berakhir di level 46.86. Sementara pada pkul 6.35 diperdagangkan dikisaran 46.66, dengan support terdekat berada di kisaran 46.20, sementara resisten di area 47.80.