Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Minyak Kembali Merosot

rifan financindo

Rifanfinancindo?- Semarang,?Minyak berjangka menetap dilevel yang lebih rendah pada hari Senin, dengan aliran minyak melalui pelabuhan penting dilaporkan terganggu menyusul upaya kudeta gagal di Turki.

Pedagang juga telah khawatir tentang perlambatan penurunan produksi minyak mentah dan meningkatnya jumlah rig pengeboran minyak aktif di AS

Agustus mentah WTI turun 71 sen, atau 1,6%, untuk menetap di level $ 45,24 per barel di New York Mercantile Exchange.

Jumat lalu, harga minyak mendapat dorongan ke atas dari data ekonomi Cina yang menunjukkan produk domestik bruto kuartal kedua China tumbuh 6,7% dan lebih tinggi dari apa yang diharapkan analis. Kekhawatiran bahwa kudeta militer di Turki bisa menghambat aliran minyak yang melewati selat Turki, yang merupakan rute pengiriman dan perdagangan krusial, juga membantu mendorong harga naik pada perdagangan elektronik Jumat lalu sampai akhir pekan. Namun, harga turun disaat munculnya informasi mengenai pelabuhan Turki yang tetap beroperasi secara normal.

Minyak diperdagangkan mendekati $45 per barrel jelang rilis data mingguan pemerintah AS yang diperkirakan akan menunjukkan stok minyak mentah jatuh untuk pekan kesembilan.

Minyak berjangka sedikit berubah di New York setelah tergelincir 1,6% pada Senin, penurunan pertama dalam tiga hari. Persediaan mungkin turun 2,1 juta barel pekan lalu, menurut survei Bloomberg sebelum laporan Energy Information Administration Rabu. Para pekerja berencana melakukan aski mogok yang dapat mempengaruhi produksi di beberapa bidang Royal Dutch Shell Plc di Laut Utara.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus, yang berakhir Rabu, berada di $ 45,15 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 9 sen, pada 08:29 pagi waktu Hong Kong. Kontrak turun 71 sen menjadi $ 45,24 pada hari Senin. Total volume perdagangan sekitar 61% di bawah 100-hari rata-rata. Kontrak September yang lebih aktif turun 10 sen menjadi $ 45,84 per barel.

Pada New York Mercantile Exchange, Futures minyak mentah untuk penyerahan September diperdagangkan pada USD45.98 per barrel pada waktu penulisan, menurun 1.44%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi rendah USD45.55 per barrel.Minyak metah kemungkinan akan mendapat support pada USD44.56 dan resistance pada USD46.82.

Indeks Dolar AS yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, jatuh 0.16% dan diperdagangkan pada USD96.55.

Sementara itu di ICE, Minyak brent untuk penyerahan September jatuh 1.26% dan diperdagangkan pada USD47.01 per barrel, sedangkan spread antara kontrakMinyak brent dan Minyak metah berada pada USD1.03 per barrel.