Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Minyak Kembali Menguat

rifan financindo berjangka

Rifan Financindo Berjangka – Semarang,?Minyak berjangka berakhir sedikit lebih tinggi pada hari Jumat, tapi masih terlihat penurunan sebesar 7,3% untuk minggu ini, menurut FactSet. Harga minyak mendapat dukungan dari gambaran tenaga kerja AS yang membaik tetapi permintaan pada sektor energi tetap berisiko setelah keputusan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa.

Minyak mentah WTI Agustus naik 27 sen, atau 0,6%, untuk sesi ini dan berakhri di $ 45,41 per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak melemah setelah produsen AS meningkatkan jumlah pengeboran aktif ke level tertingginya dalam 12 minggu.

Minyak berjangka turun sebanyak 1,2 persen di New York. Harga naik sebesar 0,6 persen pada hari Jumat setelah AS melaporkan bahwa data payrolls Juni mereka naik ke 287.000, terbesar sejak Oktober. Pengeboran menargetkan minyak mentah di AS naik 10-351 pekan lalu, tertingginya sejak 15 April, Baker Hughes Inc mengatakan dalam situs resmi mereka.

Minyak telah diperdagangkan antara $ 44 dan $ 52 per barel pada bulan lalu setelah hampir dua kali lipat dari terendahnya selama 12 tahun pada bulan Februari di tengah gangguan pasokan dan jatuhnya produksi AS. pemulihan telah mendorong produsen Amerika memulai kembali pengeboran untuk layanan, yang mengarah ke spekulasi bahwa akan memperlambat penurunan produksi.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus turun sebanyak 53 sen ke $ 44,88 per barel di New York Mercantile Exchange dan diperdagangkan di $ 45,12 pada 09:04 pagi waktu Tokyo. Harga naik 27 sen untuk berakhir di $ 45,41 pada hari Jumat. Total volume perdagangan sekitar 30 persen di bawah rata-rata 100-harinya.

Brent untuk pengiriman September turun sebanyak 45 sen, atau 1 persen, ke $ 46,31 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Kontrak naik sebesar 0,8 persen ke $ 46,76 per barel pada hari Jumat. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premium sebesar 65 sen untuk WTI pengiriman September.

Pasar minyak awalnya naik sekitar 1 persen atau lebih setelah ekonomi AS membukukan keuntungan pekerjaan terbesar dalam delapan bulan pada bulan Juni dan di tengah kekhawatiran tentang serangan militan pada infrastruktur minyak Nigeria.

Namun, kekhawatiran akan kelebihan pasokan muncul kembali dengan data yang menunjukkan jumlah rig minyak AS naik 10 minggu ini dikarenakan pengebor menambahkan jumlah kilang minyak untuk minggu kelima.

Berjangka minyak mentah Brent mengakhiri sesi dengan naik 36 sen atau 0,8% pada $ 46,76 per barel, setelah diperdagangkan antara $ 47,23 dan $ 46,15. West Texas Intermediate (WTI) ditutup naik 27 sen pada $ 45,41.