Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Minyak Hentikan Gain | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT Rifan Financindo – Semarang,?Spekulan minyak menahan diri untuk bertindak seiring anggota OPEC bersiap untuk membahas pembekuan output guna menghadapi tanda-tanda surplus yang diprediksi akan bertahan lebih lama dari yang diprediksi sebelumnya pasokan akan berlama-lama.

Money managers memangkas taruhan mereka baik pada penurunan maupun peningkatan harga minyak mentah sebelum pembicaraan antara OPEC dan produsen lain pada akhir bulan ini. Pertemuan itu terjadi setelah Badan Energi Internasional mengatakan bahwa surplus global akan berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya seiring pertumbuhan permintaan melambat dan output mempertahankan penguatannya.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak berencana untuk mengadakan pertemuan informal dengan pesaing Rusia di Aljazair 28 September nanti sehingga menyeruakkan spekulasi bahwa produsen mungkin setuju untuk melakukan pembekuan output untuk menopang harga. Minyak naik 7,5 persen pada Agustus setelah OPEC mengumumkan pembicaraan di ibukota Aljazair.

WTI berjangka naik 0,2 persen ke level $ 44,90 per barel dalam laporan minggu. Kontrak naik 0,6 persen untuk menetap di level $ 43,30 pada hari Senin.

Minyak menghentikan kenaikannya pada spekulasi bahwa melimpahnya persediaan global akan bertahan di tengah meningkatnya pasokan dari AS ke Nigeria.

Minyak berjangka sedikit berubah di New York setelah menguat 0,6 persen Senin kemarin. Produksi Nigeria mencapai 1,75 juta barel per hari dan akan terus naik setelah upaya pemerintah dan gencatan senjata dengan militan memungkinkan beberapa produksi untuk memulai kembali, Menteri Perminyakan Negara tersebut Emmanuel Kachikwu mengatakan. stok minyak mentah AS mungkin meningkat 3,13 juta barel pekan lalu, menurut survei Bloomberg sebelum data pemerintah, Rabu besok.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober, yang berakhir Selasa, berada di $ 43,22 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 8 sen. Harga naik 27 sen ke $ 43,30 per barel pada Senin kemarin. Total volume perdagangan sekitar 55 persen di bawah rata-rata 100-harinya. Kontrak November yang lebih aktif turun 13 sen ke $ 43,73 pada 08:14 pagi di Hong Kong.

Brent untuk pengiriman November turun 4 sen ke $ 45,91 di London-based ICE Futures Europe exchange. Harga menguat 18 sen, atau 0,4 persen, ke $ 45,95 per barel pada Senin. Minyak acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 2,18 untuk WTI pengiriman November.