Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Minyak Ditutup Naik Setelah Dapat Dukungan

Minyak mentah berjangka naik di akhir perdagangan bursa komoditi, setelah mendapat dukungan dari meningkatnya persediaan minyak sedikit di bawah ekspetasi Wall Street.

Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah untuk pengiriman di bulan Desember naik 78 sen atau 1% untuk menetap di level $82,20 per barel. Minyak Brent untuk pengiriman di bulan Desember di bursa ICE Futures London naik $1,09 atau 1,3% berakhir di level $87,12 per barel.

Administrasi Informasi Energi mengatakan persediaan minyak mentah AS meningkat sebesar 2,1 juta barel, di minggu yang berakhir Oktober 24. Platts memperkirakan kenaikan yang lebih besar dari 2,8 juta barel.

Sementara itu EIA melaporkan bahwa persediaan bensin turun 1,2 juta dan minyak sulingan persediaan menurun sebesar 5,3 juta.

Bank Sentral AS menyatakan bahwa mereka telah meninggalkan suku bunga utama tanpa adanya perubahan sebesar 0.00 ? 0.25% dan berakhirnya program stimulusnya kembali ditunda diluar dari perkiraan pasar.

Saat ini, laju program pembelian obligasi oleh The Fed sebesar $15 milyar per bulan, meski kondisi pasar tenaga kerja AS telah membaik dan bisa dikatakan mampu mendorong bank sentral untuk mengakhiri program stimulus.

Sementara itu, tingkat inflasi juga menjadi tekanan lain bagi The Fed dimana seharusnya inflasi harga di tingkat konsumen mendekati target sebesar 2%. Namun, The Fed tidak akan terburu-buru untuk menaikkan suku bunga, kecuali diperlukannya tindakan ketika meningkatnya tingkat inflasi di wilayah AS.

Di tempat laindalam perdagangan energi, bensin untukpengirimanNovembernaik2.46senatau1,1% untuk menetap di level$2,2207per galondiNymex, minyak pemanas untuk pengiriman di bulan November naik4.19senatau1,7% berakhir di level $2,5350per galonjuga di Nymex