Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Menunggu Data Inflasi AS, Rupiah Menguat ke 14.230 per Dolar AS

ilustrasi-dollar-as

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan Kamis pekan ini. Investor tengah menunggu rilis data Ekonomi AS.

Mengutip Bloomberg, Kamis (10/6/2021), rupiah dibuka di angka 14.255 per dolar AS, stabil jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya. Menjelang siang, rupiah menguat ke 14.236 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.230 per dolar AS hingga 14.255 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 1,32 persen.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank menguat jelang rilis data inflasi di AS.

“Investor bersikap hati-hati menjelang rilis data inflasi AS,” tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya dikutip dari Antara.

Mayoritas investor memilih menunggu data inflasi AS periode Mei 2021 yang diproyeksikan mencapai 4,7 persen (yoy) atau lebih tinggi dari inflasi April 4,2 persen.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar terhadap mata uang utama lainnya saat ini berada di level 90,177, naik dibandingkan posisi penutupan sebelumnya yaitu di posisi 90,12.

Sedangkan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun saat ini berada di level 1,481 persen, turun dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 1,489 persen.

BacaJuga :

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu

RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan

PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor

RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi

RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB

PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan

RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras

PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya

PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun

PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop

PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningka

Selain data inflasi AS, investor juga mencermati pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) yang akan datang untuk membantu mengukur laju pemulihan ekonomi saat ini.

Investor akan mengawasi setiap petunjuk ECB tentang perlambatan yang akan segera terjadi pada program pembelian obligasi.Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mengakui bahwa nilai tukar rupiah masih undervalued terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Namun tetap ada berbagai pontensi untuk menguatkan rupiah.

“Apakah nilai tukar kita masih undervalued secara fundamental? iya karena inflasi kita rendah, defisit transaksi berjalan rendah, dan juga ekonomi kita yang membaik,” jelas Gubernur BI Perry Warjiyo, dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu (2/6/2021).

Kendati demikian, ada potensi-potensi nilai tukar menguat. Namun juga ada ketidakpastian dan risiko tekanan nilai tukar dari sisi global, termasuk kenaikan US treasury yield.

“Kami akan terus melakukan stabilitas nilai tukar rupiah, dan ini juga didukung oleh cadangan defisa kami yang akhir bulan lalu adalah USD 138,8 miliar,” tutur Perry.

Secara keseluruhan, BI memproyeksikan nilai tukar rupiah pada tahun ini berada di level Rp 14.200 – Rp 14.600. Kemudian diprediksi akan terus menguat pada tahun depan.

“Untuk nilai tukar di 2022, kami prediksi dikisaran Rp 14.100 sampai dengan Rp 14.500. Masih menguat dari 2021 karena ketidapastian global itu penguatannya memang tidak seperti mengarah betul kepada fundamental,” ungkap Perry.

Sumber : Bisnis

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG