Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Menjadi Karyawan Sukses!

bis44

Banyak jalan menuju sukses dan itu bukan sekedar pepatah. Sudah banyak orang teruji dengan kalimat tersebut. Jalannya mau yang cepat atau perlu yang berdarah-darah, semuanya lengkap bila kita mau mencari contoh kisah orang sukses dan gagal.

Sukses bagi kebanyakan orang identik dengan banyak uang, jalan-jalan ke luar negeri kapanpun, fasilitas kelas satu dimanapun berada, atau memiliki kendaraan yang mahal super mewah. Karena alasan materi itulah, banyak orang berlomba menjadi orang sukses melalui berbagai cara. Tidak salah, tapi juga tidak tepat bila kesuksesan senantiasa diukur dari nilai materi.

Karena faktor materi inilah, banyak orang meragukan profesi karyawan meraih sukses. Mengapa? Konon karena sumber rezeki hanya? dengan gaji bulanan, yang kenaikannya maksimal 2x setahun. Jarang ada penghasilan tambahan selain lewat uang lembur, THR, atau mungkin bonus tahunan. Lantas, apakah karena hanya satu sumber gaji saja maka karyawan tidak punya peluang jadi orang sukses? Belum tentu juga!

Banyak kita temui orang sukses karena jadi karyawan. Kegigihan dan keuletan mereka dalam bekerja jadi kunci sukses dalam meniti karir terbaik di tempat kerja mereka. Memang kesuksesan tersebut harus?dibayar dengan waktu yang banyak dihabiskan bukan dengan keluarga tercinta. Tapi jika itu merupakan pilihan mereka, selayaknya kita hormati dan angkat topi.

Jadi pebisnis dijamin sukses besar? Bisa jadi iya karena sumber usaha bisa jadi lebih dari satu. Tinggi pendapatan, tinggi juga resikonya. Ibarat bertempur ke hutan belantara, selayaknyalah para peminat jalur ini membekali diri. Tidak cukup dengan kata-kata para motivator untuk berdikari, tapi juga harus mencari banyak referensi dan mentor yang bijak dalam berbisnis. Jangan sampai asal buka, asal bisnis, asal jalan.

Menjalani bisnis memang diperlukan mental dan usaha yang super ekstra. Diperlukan strategi usaha yang cakap agar tidak lekas patah semangat. Dari mulai pemilihan jenis usaha, lokasi, karyawan, modal awal, dan lain-lain. Perhitungan semacam ini bukan bermaksud membuat mundur para peminatnya. Tapi bisnis is bisnis. Mau belajar boleh, tapi jika sudah terjun dalam bisnis yang sesungguhnya, bisnis adalah perang. Kurang amunisi dan stamina yang kuat? Sukses bisa jadi hanya sekedar angan-angan.

Jadi silakan memilih. Mau jadi karyawan yang sukses? Bisa! Mau jadi pebisnis yang sukses? Juga bisa! Hanya satu kuncinya: tekuni profesi apapun dengan sungguh-sungguh. Man Jadda Wa Jada!

– See more at: bisnisindeks.com