Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Melarikan Diri ke Alas Purwo, Banyuwangi

060310_alas1Rifan Financindo Berjangka -?Mau bersantai di pantai, menjelajahi savana dan jauh dari hiruk pikuk manusia? Datanglah ke Taman Nasional Alas Purwo di Banyuwangi, Jawa Timur.

Mengutip dari situs resmi Taman Nasional Alas Purwo, Jumat (20/5/2016) taman nasional ini punya luas 43.420 hektar. Taman Alas Purwo letaknya ada di ujung banyuwangi yang langsung berhadapan dengan laut dan di seberangnya adalah Pulau Bali. Secara administratif, berada di Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi.

Cara menuju ke sana, traveler dapat melalui Kota Banyuwangi berlanjut menuju Kalipait terus ke selatan memasuki Hutan Produksi hingga pintu gerbang Rowobendo Taman Nasional Alas Purwo. Jarak tempuh dari pusat kotanya sekitar 2 jam lebih.

Nah, Taman Nasional Alas Purwo punya banyak tempat wisata. Yang tak jauh dari pintu gerbangnya, kamu bisa mampir ke Sadengan yang dijuluki Afrika di Tanah Jawa. Di sinilah kita akan melihat padang savana yang luas!


Rusa-rusa di Sadenngan

Padang savana di sana mirip seperti di Baluran. Bedanya lebih banyak satwa yang bisa dilihat di Sadengan seperti banteng Jawa, burung merak, dan rusa. Sudah tahu tentang banteng Jawa? Nama latinnya adalah Bos javanicus. Banteng berwarna hitam itu yang jantan, kalau yang cokelat itu betina. Populasinya di sana sekitar 120-an ekor.

Jika mau melihat burung merak, harus datang pagi-pagi. Sebab mereka keluar dari sarangnya sekitar pukul 06.00 WIB lalu hinggap di pohon pada sekitar pukul 10.00 WIB, karena tidak kuat dengan panasnya terik matahari.


Lanskap padang savananya

Sadengan juga jadi objek fotografi yang asyik. Kita bisa naik ke menara pengawas dan memotret tiap sudutnya.

Taman Nasional Alas Purwo juga diberkahi deretan pantai eksotis. Beberapa pantainya yakni Pantai Parang Ireng, Pantai Ngagelan, Pantai Pancur dan Pantai Plengkung. Tiap pantai, punya tipe dan kegiatan wisata yang berbeda-beda.

Di Pantai Parang Ireng, kita bisa bersantai di pantainya yang berkontur landai. Sata laut sedang surut, bebatuan karang yang ditumbuhi lumut hijau menambah elok pemandangan. Pantainya seolah memiliki 3 warna, Warna hitam dari bebatuan yang luas, hijau dari lumut-lumut di bebatuannya, dan putih dari pasir pantainya.


Pantai Parang Ireng

Di Pantai Ngagelan, merupakan tempatnya bermain dengan tukik alias bayi penyu. Ada tukik dari jenis penyu sisik, penyu abu-abu, penyu hijau, dan penyu belimbing di penangkaran ini. Menggemaskan!


Tukik yang menggemaskan

Kemudian di Pantai Pancur, panoramanya hampir mirip dengan Pantai Parang Ireng. Hanya saja di Pantai Pancur fasilitasnya lebih lengkap seperti ada musala, tempat parkir dan warung makan. Sedangkan Pantai Parang Ireng masih sangat alami.


Taman Nasional Alas Purwo memiliki deretan pantai eksotis

Terakhir di Pantai Plengkung atau yang dikenal dengan nama Pantai G-Land adalah tempat surfing para peselancar profesional. Pantai ini punya ombak setinggi 6 meter dan merupakan salah satu tempat surfing terbaik di dunia!

Terakhir ada Gua Istana di Taman Nasional Alas Purwo. Selain memiliki kegelapan abadi, kabarnya gua ini pernah didatangi oleh beberapa tokoh-tokoh nasional seperti presiden pertama Indonesia, Soekarno.

Jadi kapan nih, kamu liburan ke Taman Nasional Alas Purwo?


Surfing di Pantai Plengkung