Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Mau Minimalkan Risiko Kanker? Bisa Kok, Yuk Adopsi Gaya Hidup Sehat Ini

ea506199-2bdd-4dab-8440-3caf9f0f3faa_169Rifan Financindo Berjangka -?Kanker merupakan salah satu jenis penyakit yang berisiko mematikan. Oleh sebab itu, perlu diterapkan gaya hidup yang sehat guna mencegah datangnya kanker.

Peneliti dari Harvard Medical School menyebutkan jika seseorang memutuskan untuk berhenti merokok, aktif berolahraga, menjaga berat badan tetap terkontrol dan menghindari minuman beralkohol, maka tingkat kematian akibat kanker bisa dipangkas.

Sudah sering dikatakan bahwa gaya hidup yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko kanker di kemudian hari, namun sayangnya peneliti mengatakan hanya 1 dari 5 wanita yang mengikuti saran tersebut dengan mau menjalani hidup yang lebih sehat.

Dalam studi ini, tim peneliti memeriksa catatan kesehatan dari 136 ribu orang Amerika kulit putih. Mereka menemukan kasus kanker akan turun 20-40 persen, dan kematian hampir setengahnya, jika seluruh penduduk mau serius mengadopsi gaya hidup sehat.

“Hal ini bisa dicapai dengan berhenti merokok, melakukan setidaknya 2,5 jam latihan moderat seminggu, menjauhi minuman beralkohol serta menjaga indeks massa tubuh antara 18,5 dan 27,5,” tulis para peneliti, seperti dikutip dari Daily Mail, Minggu (22/5/2016).

Ditambahkan bahwa jika seluruh penduduk yang diperiksa mau menerapkan pola hidup sehat tersebut, maka kematian akibat kanker paru-paru bisa turun 80 persen, kanker usus hingga 30 persen, kanker prostat sebesar 21 persen, dan kanker payudara sebesar 12 persen.

Dr Anne Mackie, dari Public Health England mengatakan bahwa pencegahan kanker dengan menerapkan pola hidup sehat tersebut bisa mulai dilakukan sejak muda. Tak perlu menunggu sampai berusia di atas 30 tahun.

“Ada banyak langkah sederhana yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko terkena kanker, jangan sia-siakan kesempatan,” imbuhnya.

Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal JAMA Oncology.