Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Manado, Kota di Indonesia Timur yang Harga Propertinya Melesat

082704_manado1

Rifan Financindo Berjangka – Kota Manado di Sulawesi Utara, salah satu kawasan yang mulai menggeliat perkembangan propertinya di Indonesia Timur. Beberapa proyek seperti hunian rumah tapak, rumah toko (ruko), hotel, bahkan apartemen telah meramaikan wajah kota di utara Sulawesi ini.

Kehadiran pengembang-pengembang besar sudah mulai menyicipi properti di kawasan ini. Sebut saja ?Ciputra Grup yang termasuk pelopor pengembang di kawasan ini. Selain itu, ada juga AKR Land Development dengan proyek mal Grand Kawanua City, lalu ada WIKA Realty dengan proyek apartemen tepi laut Tamansari Lagoon dikembangkan dengan konsep mixed use building?, hingga Lippo yang sudah lama menancapkan proyeknya di Manado, seperti mal, hotel, bahkan yang terbaru akan membangun apartemen tepi laut di Teluk Manado yang juga berkonsep superblok.

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan, Kota Manado merupakan salah satu kota di Indonesia Timur yang propertinya sedang ‘naik daun’ seperti Makassar dan Balikpapan. Namun Ali mengakui, segmen properti di kawasan ini termasuk Manado masih menyasar segmen menengah dan terbatas untuk segmen atas.? Meskipun ada beberapa proyek apartemen seperti yang dijual WIKA bahkan termasuk Lippo yang harganya sudah miliaran rupiah per unit.

“?Untuk menengah atasnya masih terbatas, namun potensi ke depannya bagus di Manado,” katanya kepadadetikFinance, Rabu (25/3/2015).

Ali mengatakan, pengembang properti yang masuk ke Manado khususnya di segmen bangunan bertingkat tinggi (high rise building) seperti apartemen, berlomba menawarkan konsep yang menjadi kekuatan Kota Manado yaitu wisata maritim.

Hunian apartemen dibangun di tepi pantai yang berhadapan langsung dengan kawasan wisata Bahari Bunaken dan Gunung Manado Tua di depan Teluk Manado.

“Memang ada unsur menjual gengsi, wah hebat hunian di tepi laut,” katanya.

Data yang menunjukkan pergerakan harga properti di Manado atraktif, dapat dilihat dari survei Bank Indonesia (BI). Sepanjang 2013 hampir setiap triwulan, Kota Manado bersama Surabaya mengalami kenaikan harga properti paling pesat.

Misalnya survei BI triwulan IV-2013 menunjukkan, kenaikan harga properti residensial secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 11,51%. Namun kenaikan harga paling tinggi terjadi di Manado mencapai 23,3% terutama pada rumah tipe menengah 35,38%, dan Surabaya 21,69% terutama pada tipe kecil 25,07%.? Harga hunian di Surabaya, Manado, dan Makassar mengalami kenaikan paling tinggi sepanjang 2013.

Bahkan praktisi properti yang juga mantan Ketua Umum Realestate Indonesia (REI) Setyo Maharso pernah mengatakan, kondisi tersebut terjadi secara wajar berdasarkan hukum permintaan dan penawaran di Manado.

“Ini wajar saja ya, hukum permintaan dan penawaran saja. Kalau, Manado itu, pendapatan per kapitanya naik, permintaan huniannya juga naik. Tapi di sana kan ketersediaan lahannya terbatas. Di Makassar, tipikalnya sama kayak Manado. Lahannya terbatas, tapi yang minta rumah banyak,” kata Setyo beberapa waktu lalu.