Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

MACET MASIH TERJADI DI KAWASAN PUNCAK DAN TOL CIKAMPEK | RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO – SEMARANG, Kemacetan masih terjadi di Tol Jakarta-Cikampek. Pengendara mengaku menghabiskan waktu berjam-jam dari Cikunir ke gerbang Tol Cikarang Utama (Cikarut).

“Cikunir-Cikarang Utama 6 jam,” kata Hery memberikan informasi pukul 10.45 WIB, Senin (26/6/2017).

Hery yang berkendara dari Lampung menuju Yogyakarta ini terjebak kemacetan saat masuk ke Cikunir. Setelah melewati Cikarut kemacetan kembali terjadi.

Menurutnya, kemacetan terjadi karena peningkatan jumlah kendaraan. Hery berharap pihak pengelola tol memberlakukan contraflow (lawan arus).

“Mestinya contraflow,” sebut Hery.

Arus lalu lintas menuju destinasi tersebut dipadati kendaraan dan menyebabkan kemacetan. Informasi dari kontributor pasangmata.com, Widodo Aster, mengatakan kemacetan mulai terjadi dari Jalan Raya Yogya-Solo sekitar pukul 09.00 WIB.

“Pagi hari ini arus lalu lintas di Jalan Raya Yogya-Solo depan Candi Prambanan terpantau padat,” ujar Widodo, Senin (26/6/2017).

Kapolres Klaten AKBP M. Darwis mengatakan, kemacetan di sekitar Candi Prambanan terjadi mulai hari ini atau bertepatan dengan H+1 Lebaran. Hal itu karena banyaknya wisatawan lokal maupun dari luar Jawa Tengah yang datang ke Candi Prambanan.

“Mulai hari ini memang padat di H +1. Banyak pemudik yang mendatangi Candi. Kepadatan terjadi jelang pintu masuk ke arah Candi Prambanan. Nanti kalau kepadatan semakin meluas kita akan berlakukan rekayasa lalu lintas,” terang Darwis.

Kemacetan panjang terjadi di jalur arah Puncak, Bogor. Meningkatnya jumlah kendaraan dari arah Jakarta membuat jalur wisata ini macet.

“Terjadi antrean sejak pukul 06.00 WIB, antrean dari gerbang tol sampai Interchange Bogor sampai 5 Km. Kemudian antrean terjadi di persimpangan arah Sukabumi dan Bogor ke Pasir Muncang sekitar 3 km. Hampir 8 km panjang kemacetan,” ujar Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama saat dihubungi, Senin (26/6/2017).

 Polisi mengatur arus lalu lintas di jalur Puncak, Senin (26/6/2017)

Untuk mengatur lalu lintas pada Lebaran hari kedua ini, ada 450 personel yang disiagakan di 6 pos pengamanan di 42 persimpangan. Kemacetan juga diurai dengan cara memberlakukan sistem satu arah sejak pukul 07.00 WIB.

“Kemacetan karena penyempitan jalur di Pasir Muncang, jembatan Gadog, Simpang Megamendung, simpang Taman Safari,” imbuhnya.

Menurut Hasby, sistem one way yang diberlakukan setiap hari libur termasuk masa liburan Lebaran akan dilakukan dua kali yakni pukul 07.30-11.00 WIB ke arah Puncak dan arah sebaliknya pada pukul 13.00-17.00 WIB.

“Sistem one way, ini rekayasa terbaik karena jalur 22,6 km dimasuki 20 ribu kendaraan makanya kita lakukan sistem one way. Kita lakukan itu hari libur termasuk libur Lebaran ini,” sambungnya. .