Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Lonjakan Harga Emas Tak Pengaruhi Minat Beli Masyarakat

1523065shutterstock-114844690780x390

Rifan Financindo Berjangka – Kenaikan harga emas?di pasaran internasional turut berdampak pada lonjakan harga emas di toko emas. Namun lonjakan harga tersebut tidak memberikan dampak terlalu signifikan kepada bisnis jual beli emas.

Salah satu pedagang emas di kawasan Cikini Gold Center, Jakarta Pusat, Suki mengatakan, kenaikan harga emas tidak memberikan pengaruh pada penurunan daya beli masyarakat.

“Kalau terjadi penurunan sih tidak. Tak banyak yang jual, tapi yang beli juga tidak ramai. Masih normal saja,” ujarnya di saat berbincang dengan Liputan6.com, Seperti ditulis pada Selasa (25/8/2015).

Menurut dia, untuk produk yang biasa dijadikan media investasi seperti emas, lonjakan kenaikan harga tidak serta merta menurunkan minat masyarakat untuk membeli emas. Bahkan kenaikan harga ini bisa saja menjadi pendorong masyarakat untuk membeli emas.

“Orang melihat harga cenderung akan naik terus. Nah mereka biasanya beli. Walaupun setelah itu turun ya mereka tidak rugi juga. Emas ini kan selain jadi perhiasan juga untuk investasi,” kata dia.

Suki menjelaskan, saat ini harga emas untuk perhiasan juga mengalami kenaikan, mengikuti harga emas murni. Harga emas perhiasan saat ini berkisar Rp 420 ribu per kg dengan kadar emas 75 persen.

“Sekarang harganya sekitar segitu, karena juga mengikuti harga emas?murni. Itu belum termasuk ongkos pembuatan, seperti gelang, cincin, kalung,” kata dia.

Dia mengungkapkan, produk perhiasan yang masih menjadi favorit dan yang banyak dicari masyarakat yaitu cincin kawin. Menurutnya, hampor setiap hari ada pembeli yang mencari cincin untuk keperluan pernikahan ini.

“Kalau cincin kawin tidak musiman, setiap hari ada yang beli. Karena memang jadi barang yang dibutuhkan untuk pernikahan. Kan kalau perhiasan lain orang mungkin masih mempertimbangkan harga dan kebutuhannya,” tandas dia. (Dny/Gdn)