Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

KORUT MASIH MENGUJI COBA RUDAL MILIKNYA | RIFANFINANCINDO

rifanfinancindo

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO – SEMARANG, Korea Utara (Korut) bersumpah akan mengambil ‘langkah balasan yang sangat keras’ terhadap tekanan Amerika Serikat (AS) maupun sanksi-sanksi baru. Komentar keras ini dilontarkan setelah AS meminta PBB mengembargo minyak dan membekukan aset Kim Jong-Un, pemimpin Korut. 

Seperti dilansir Reuters, Jumat (8/9/2017), ancaman Korut itu disampaikan delegasi Korut dalam forum ekonomi di Vladivostok, Timur Jauh, Rusia melalui pernyataannya. Dalam pernyataan yang sama, Korut juga menuding AS ingin berperang.

“Kami akan menanggapi tekanan dan sanksi yang direncanakan secara biadab oleh Amerika Serikat, dengan langkah balasan yang sangat keras dari kami,” tegas pernyataan delegasi Korut tersebut.

Hal ini disampaikan ke publik setelah AS menyatakan keinginan agar Dewan Keamanan PBB memberlakukan embargo minyak terhadap Korut, melarang ekspor tekstil dan mempekerjakan buruh Korut di luar negeri, serta memberlakukan pembekuan aset serta larangan perjalanan untuk Kim Jong-Un.

Pernyataan yang sama juga menuding Korea Selatan (Korsel) dan Jepang menggunakan forum di Rusia ini untuk memainkan ‘politik kotor’. Delegasi Korut menegaskan, forum tersebut bertujuan untuk membahas kerja sama ekonomi dan bukan untuk mengkritik program rudal Korut.

Dalam forum yang sama, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa krisis Korut tidak akan meningkat menjadi konflik skala besar yang melibatkan senjata nuklir. Menurut Putin, akal sehat pada akhirnya akan menang.

“Saya yakin hal-hal tak akan berlanjut hingga menjadi konflik berskala besar, khususnya dengan penggunaan senjata pemusnah massal,” kata Putin kepada para delegasi di forum tersebut.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan Korea Utara (Korut) akan menghadapi hari yang sangat menyedihkan jika AS mengambil langkah militer. Namun untuk saat ini, Trump menyatakan belum akan mengambil langkah militer dalam menghadapi Korut.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (8/9/2017), Trump sekali lagi enggan mengesampingkan opsi militer untuk Korut. Namun Trump menyebut Korut ‘berperilaku sangat buruk dan perlu dihentikan’.

“Aksi militer tentu akan tetap menjadi opsi. Apakah itu tak bisa dihindari? Tidak ada hal yang tak bisa dihindari,” tegas Trump dalam konferensi pers.

“Saya lebih memilih untuk tidak mengambil jalur militer. Tapi jika kami menggunakannya pada Korea Utara, itu akan menjadi hari yang sangat menyedihkan bagi Korea Utara,” imbuhnya.

 

China sejauh ini merupakan mitra perdagangan terbesar Korut, dengan nilai perdagangan kedua negara mencapai 92 persen untuk tahun lalu. China juga menyalurkan ratusan ribu ton minyak dan bahan bakar ke rezim komunis itu. Trump telah mendorong China untuk berbuat lebih banyak dalam mengendalikan Korut.

Meskipun Trump bersikeras saat ini bukan waktunya untuk berdialog dengan Korut, pejabat senior pemerintahannya menegaskan bahwa pintu solusi diplomatik tetap terbuka. Terlebih, AS memperkirakan serangan pendahuluan ke Korut akan memicu aksi balasan yang hebat dari rezim komunis itu.

AS juga menginginkan Dewan Keamanan PBB memberlakukan embargo minyak terhadap Korut, melarang eksport tekstil dan mempekerjakan buruh Korut di luar negeri, dan memberlakukan pembekuan aset serta larangan perjalanan untuk pemimpin Korut Kim Jong-Un.

Sementara itu, China yang merupakan satu-satunya sekutu Korut menyatakan sepakat agar PBB mengambil aksi lebih tegas untuk Korut. Di sisi lain, China masih mendorong digelarnya dialog untuk menyelesaikan krisis Korut. “Merujuk pada perkembangan terbaru di Semenanjung Korea, China sepakat agar Dewan Keamanan PBB mengambil langkah dan respons yang diperlukan,” tegas Menteri Luar Negeri Wang Yi kepada wartawan.

“Setiap langkah apapun yang diambil oleh komunitas internasional terhadap DPRK (nama resmi Korut), harus mampu mencapai tujuan untuk membatasi program rudal dan nuklir DPRK, sementara itu pada saat yang sama secara kondusif memulai kembali dialog dan konsultasi,” imbuhnya.

rifan financindo | rifanfinancindo | pt rifan financindo |  

rifanfinancindo berjangka | rifanberjangka | rfinancindo | rfberjangka | rfb | rifanberjangka

 | rifan financindo semarang | investasi online | investasi komoditi | investasi legal 

|pt rifan financindo berjangka | pt rifan financindo semarang 

rifanfinancindoberjangka | ptrifanfinancindoberjangka