Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Kekeringan di Brazil Picu Harga Kopi Naik 8.6% dalam Semalam

Kopi-700x357

Pada penutupan perdagangan di bursa ICE Futures New York dini hari tadi harga kopi arabika berjangka masih melanjutkan pergerakan menguatnya (4/2). Harga kopi arabika membukukan peningkatan harian paling besar dalam lebih dari Sembilan bulan belakangan seiring dengan spekulasi bahwa produksi kopi arabika di Brazil akan mencapai rekor paling rendah pada musim tanam ini. Brazil merupakan produsen dan eksportir kopi arabika terbesar di dunia.

Kekeringan di kawasan penghasil kopi arabika utama di negara tersebut mengakibatkan tekanan terhadap pasokan. Cuaca kering akan bertahan setidaknya hingga tanggal 20 Februari mendatang. Curah hujan yang diperkirakan akan mulai turun pada bulan Maret tampaknya tidak akan cukup untuk mengembalikan kelembaban yang dibutuhkan oleh tanaman.

Harga kopi arabika telah mengalami peningkatan sebesar 19 persen selama rally lima hari. Peningkatan ini merupakan yang paling tajam sejak Juni 2010. Sepanjang tahun 2014 ini harga kopi arabika telah mengalami kenaikan sebesar 23 persen. Brazil mengalami Januari terpanas dan paling sedikit curah hujannya dalam 20 tahun belakangan.

Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures untuk kontrak pengiriman bulan Maret melonjak sebesar 8.6 persen dan ditutup pada posisi 1.3595 dollar per pon dini hari tadi. Peningkatan harian ini merupakan yang paling tajam sejak bulan November 2004 yang lalu.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka selanjutnya akan cenderung mengalami pergerakan yang masih menguat. Harga komoditas tersebut diperkirakan akan bergerak pada kisaran 1.35 ? 1.37 dollar per pon.