Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Kejayaan Dollar Siang Ini

rifan financindo

PT Rifan Financindo Berjangka – Semarang,?Harga emas beranjak melemah di sesi perdagangan Eropa pada hari Rabu, sebagaimana dolar AS yang menguat luas mengurangi permintaan pada logam mulia tersebut.

Dolar AS mendaki naik ke level tertinggi baru empat bulan di hari Rabu, setelah data menunjukkan pembangunan perumahan dimulai naik lebih dari yang diharapkan pada bulan Juni, mendukung kekuatan ekonomi dalam negeri AS.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lain, menguat 0,25% pada 97,30, naik dari level sekitar 96.00 dalam seminggu yang lalu dan tertinggi sejak 10 Maret.

Penguatan dolar AS biasanya memberatkan emas, karena mengurangi daya tarik logam ini sebagai aset alternatif dan membuat komoditas yang dihargakan dalam dolar lebih mahal bagi para pemegang mata uang lainnya.

Dalam rangkaian laporan ekonomi yang optimis baru-baru ini, termasuk penjualan ritel Juni, manufaktur ISM dan data ketenagakerjaan Juni semuanya jauh lebih baik dari yang diharapkan, menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi AS kembali pada lajunya di kuartal kedua ini.

Data yang optimis bullish tersebut dapat memungkinkan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga di tahun ini, tetapi akan banyak tergantung pada penilaian kebijakan dari dampak referendum Inggris meninggalkan Uni Eropa di 23 Juni lalu, terhadapperekonomian AS.

Suku bunga berjangka saat ini menghargai kesempatan 47% dari kenaikan suku bunga pada bulan Desember. Emas sensitif terhadap pergerakan suku bunga AS. Kenaikan suku bunga yang bertahap dipandang kurang mengancam harga emas daripada peningkatan yang cepat.

Emas untuk pengiriman Agustus di divisi Comex Bursa Perdagangan New York menumpahkan $6,65, atau 0,5%, untuk diperdagangkan pada $1,325.65 per troy ounce pukul 14.00 WIB. Sehari sebelumnya, harga emas juga melemah $3,00, atau 0,23%, akibat reli ekuitas global kehabisan tenaga.

Logam kuning tetap terdukung di tengah spekulasi bank sentral di seluruh dunia akan meningkatkan stimulus moneter dalam beberapa bulan ke depan untuk menahan gejolak ekonomi negatif dari Brexit.

Para pelaku pasar menatap ke depan pada hasil pertemuan Bank Sentral Eropa hari Kamis besok untuk melihat apakah pembuat kebijakan akan meningkatkan stimulus moneter yang tercipta dari referendum Inggris keluar dari Uni Eropa.

Konsensus menyatakan bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga stabil, sementara Presiden ECB Mario Draghi diperkirakan untuk mengeluarkan nada pesimis dovish dan mengisyaratkan kemungkinan stimulus lebih lanjut untuk mengimbangi pelemahan ekonomi akibat keputusan Inggris meninggalkan Uni Eropa.

Pedagang juga fokus pada apakah Bank of Japan akan memperluas stimulus moneter pada pertemuan kebijakan di bulan ini. Yen telah ditekan oleh ekspektasi meriam ganda; pelonggaran fiskal dan moneter yang akan terjadi dalam beberapa minggu ke depan.

Investor juga berspekulasi pada penurunan suku bunga Bank of England di bulan Agustus nanti.

Ekspektasi stimulus moneter cenderung menguntungkan emas, karena emas dipandang sebagai penyimpan dan pelindung nilai inflasi yang aman.

Logam mulia ini naik hampir 25% sepanjang tahun ini, didorong oleh kekhawatiran atas pertumbuhan global dan pelaku pasar menahan kembali harapan untuk kenaikan suku bunga AS berikutnya.

Juga di Comex, perak berjangka untuk pengiriman September merosot 21,0 sen, atau 1,05%, diperdagangkan pada $19,79 per troy ounce di sesi awal London, sementaratembaga berjangka merosot 1,4 sen, atau 0,62%, ke $2,249 per pon.