Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Kebijakan BI Bayangi Gerak IHSG

058158000_1409746476-saham-naik-140903-2

Rifan Financindo Berjangka – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih melanjutkan penguatan pada perdagangan saham Rabu pekan ini.

Kebijakan Bank Indonesia (BI) akan melonggarkan ketentuan loan to value (LTV) untuk kredit kepemilikan rumah (KPR) dan ketentuan giro wajib minimum-Loan to Deposit Ratio (GWM-LDR) bakal memberi tenaga ke indeks saham.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya mengatakan, pola kenaikan IHSG semakin terbentuk dengan jelas dalam jangka pendek. Hal itu ditopang dari rilis BI Rate tetap di level 7,5 persen. Pergerakan IHSG akan berada di kisaran 5.199-5.285 pada perdagangan saham Rabu pekan ini.

Sementara itu, Analis PT MNC Securities, Reza Nugraha mengatakan, kebijakan Bank Indonesia (BI) akan melonggarkan LTV dapat mendongkrak IHSG. Karena ketentuan kelonggaran LTV berdampak terhadap sejumlah sektor saham di pasar modal Indonesia.

“IHSG akan bergerak di kisaran 5.200-5.300,” ujar Reza saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (20/5/2015).

Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada mengatakan, IHSG diharapkan masih dapat melanjutkan penguatan. Meski demikian, penguatan indeks saham itu akan diwarnai aksi ambil untung di pasar modal Indonesia.

“Gap di level 5.403-5.424 masih menjadi utang yang harus dipenuhi oleh IHSG. Tetap waspadai potensi pembalikan arah melemah. IHSG akan bergerak di kisaran support 5.218-5.250 dan resistance 5.275-5.288,” kata Reza.

Untuk rekomendasi saham, William memilih saham PT PP Tbk (PTPP), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) untuk dicermati pelaku pasar.

Reza mengatakan, saham-saham yang bisa jadi pertimbangan untuk dicermati pelaku pasar antara lain saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR).

Pada penutupan perdagangan saham Selasa 19 Mei 2015, IHSG menguat 31,56 (0,60 persen) ke level 5.269,37. Indeks saham LQ45 mendaki 0,72 persen ke level 915,70. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau kecuali indeks saham Pefindo25 yang turun ke level 464,74. Penguatan IHSG itu ditopang dari rilis BI Rate tetap di level 7,5 persen. (Ahm/)