Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Kebiasaan Memicu Nyeri Leher

rifan financindo berjangka

Rifan Financido Berjangka – Semarang,? Nyeri leher atau neck pain memang sangat mengganggu aktivitas. Nyeri leher memang biasanya disebabkan oleh cedera saat berolahraga atau trauma karena benturan.

Tapi menurut pakar nyeri leher tidak hanya disebabkan oleh cedera atau benturan. Jika Anda sering mengalami nyeri leher tanpa sebab, kebiasaan sehari-hari seperti ini juga bisa memicu munculnya nyeri leher.

Apa saja? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 5 kebiasaan sehari-hari yang bisa memicu nyeri leher:

1. Monitor komputer terlalu rendah

Pekerja kantoran tidak hanya berisiko mengalami nyeri pinggang karena terlalu lama duduk dalam posisi yang sama. Mereka juga berisiko mengalami nyeri leher, punggung kaku dan sakit kepala akibat terlalu sering menunduk karena monitor komputer yang terlalu rendah.

Solusinya, pastikan posisi duduk Anda sudah baik dan sejajarkan ujung atas monitor dengan dahi Anda.

2. Tidur tengkurap

Tidur tengkurap membuat Anda harus menolehkan kepala ke kiri atau kanan saat tidur selama berjam-jam. Akibatnya ketika bangun, leher bisa terasa nyeri dan sakit.

Posisi tidur miring atau telentang memang lebih baik. Untuk mengurangi risiko nyeri leher, pastikan Anda menggunakan bantal yang tepat, bantal tebal untuk posisi tidur miring dan bantal tipis untuk tidur telentang.

3. Mengapit telepon di bahu

Ketika terburu-buru atau tangan penuh, posisi menelepon dengan mengapitkan telepon antara telinga dan bahu menjadi pilihan. Meski praktis, kebiasaan ini ternyata bisa memicu nyeri leher, nyeri bahu, lengan hingga kesemutan di tangan.

4. Menggunakan tas di satu bahu

Menggunakan tas di satu bahu, membawa koper atau buku hanya dengan salah satu tangan juga dapat memicu munculnya nyeri leher. Hal ini terjadi karena otot dan tulang vertebrae mengalami pergeseran yang memicu nyeri dan ketidakseimbangan postur tubuh.

Solusinya, jangan biasakan memikul atau membawa barang hanya dengan satu bahu.

5. Menonton tv di kasur

Nonton televisi di kasur memang tampak menyenangkan. Akan tetapi, posisi setengah berbaring setengah duduk yang dilakukan ketika nonton televisi di kasur memberikan beban tambahan bagi tulang punggung dan tulang leher. Akibatnya, leher akan terasa nyeri dan pegal.

?Demikian kutipan Rifan Financindo Berjangka dari Detikcom.