Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Jelang Tutup Pekan, IHSG akan Menguat Terbatas

055901900_1486724745-20170210--IHSG-Ditutup-Stagnan--Bursa-Efek-Indonesia-Jakarta--Angga-Yuniar-01PT RIFAN FINANCIDO BERJANGKA  – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat. Namun, penguatannya cenderung terbatas. Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, IHSG akan bergerak pada support 6.008 dan resistance 6.055.

IHSG ditutup menguat pada perdagangan saham kemarin. IHSG naik 65,59 poin ke level 6037,91. Penguatan itu ditopang sektor konsumsi yang naik 2,59 persen.

“Produsen rokok kembali menjadi pendorong penguatan di mana saham RMBA, HMSP dan GGRM menguat signifikan hingga akhir sesi perdagangan,” kata dia di Jakarta, Jumat (17/11/2017).

Namun demikian, investor asing masih melakukan jual bersih saham. Aksi jual saham investor asing tercatat Rp 695,75 miliar.

“Investor asing tercatat net sell Rp 698,75 miliar dengan saham BMRI dan BBRI menjadi top value aksi jual investor asing,” ujar dia.

Laju IHSG sejalan dengan bursa di Asia yang mayoritas menguat. Indeks saham Hangseng naik 0,58 persen, Nikkei 1,47 persen, Topix 1,01 persen dan Kospi 0,66 persen.

“Mayoritas indeks saham di Asia rebound setelah mengalami pelemahan yang cukup signifikan 2 hari perdagangan sebelumnya dan mengakhiri pelemahan beruntun terdalam selama satu tahun di Jepang,” ujarnya.

Lanjar merekmoendasikan saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Adaro Energy Tbk (ADRO).

Sumber: liputan6.com